Dampak Keseringan Menahan BAB (Boker)

http://asalasah.blogspot.com/2014/10/dampak-keseringan-menahan-bab-boker.html
Asalasah ~ Begitu merasa ingin buang air besar (BAB), ada baiknya tidak ditunda-tunda terlalu lama. Selagi tidak ada kesulitan untuk menemukan toilet, segera saja dieksekusi karena BAB yang ditahan-tahan bisa mengganggu kesehatan.

"Ya bisa kalau terlalu sering. Bisa membuat sakit perut dan konstipasi," kata dr Meta Hanindita, praktisi kesehatan dari RSUD Dr Soetomo kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (1/10/2014).

Terlalu sering menunda BAB bisa menyebabkan konsistensi tinja mengeras. Tinja yang mengeras membuat pengeluarannya tidak lancar, bahkan bisa menyumbat usus. Ada pula yang mengatakan, racun-racun dalam tinja akan terserap kembali ke dalam tubuh.

Beberapa orang sudah memiliki siklus yang teratur untuk BAB. Ada yang selalu BAB begitu bangun tidur, ada juga yang melakukannya secara rutin sebelum tidur. Kalau BAB bisa lancar dan bisa tuntas, seharusnya tidak perlu dilakukan terlalu sering.

"BAB dalam sehari maksimal tiga kali," kata dr Ayu Yuni Andini dari Klinik Cempaka Putih.

Terlalu sering maupun terlalu jarang BAB sama-sama harus diwaspadai. BAB yang terlalu sering bisa menandakan diare, baik disebabkan oleh infeksi atau sebab lain misalnya makan kepedasan. Sebaliknya, jarang BAB hingga berhari-hari juga bukan pertanda baik. Bisa jadi cuma konstipasi, bisa pula gejala kanker usus.

Sumber: http://health.detik.com/read/2014/10/01/175914/2706930/775/keseringan-menahan-bab-ini-dampaknya?l992205755

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Dampak Keseringan Menahan BAB (Boker)"

Posting Komentar

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel