Hentikan Insomnia, Usahakan Makan Malam dengan Makanan Ini

http://asalasah.blogspot.com/2014/11/hentikan-insomnia-usahakan-makan-malam.html
Asalasah ~ Nasi memang makanan pokok bagi orang Indonesia. Namun sebagian orang mungkin bertanya-tanya mengapa selepas makan nasi, rasa kantuk justru mudah menyerang. Peneliti pun mengatakan nasi adalah makanan yang paling mudah memicu kantuk.

Mengapa begitu? Sekelompok peneliti dari Jepang menemukan nasi atau makanan lain yang tergolong memiliki indeks glikemi tinggi (GI) dapat melepaskan gula ke dalam darah lebih cepat dari makanan lainnya.

Selain itu, gula darah yang naik karena makan nasi juga bertahan lebih lama daripada bila dipicu oleh makanan lain.

Lagipula nasi dan makanan sejenis dapat meningkatkan kadar protein yang disebut dengan tryptophan. Asam amino ini kerap dimanfaatkan oleh tubuh untuk membuat serotonin kimia bernama melatonin, yang dapat memicu rasa kantuk dan membuat tidur lebih nyenyak.

Peneliti mencapai kesimpulan tersebut setelah mengamati 1.848 pekerja pabrik yang ada di Jepang (1.164 pria dan 684 wanita). Masing-masing diminta menjawab kuesioner tentang pola makan, kebiasaan merokok atau pola olahraga mereka di tahun 2003 dan 2004.

Kualitas tidur mereka juga diamati oleh peneliti, misalnya ditanya berapa jam mereka tidur di malam hari, apakah sering terbangun atau tidak, apakah mereka mengonsumsi obat tertentu atau tidak, dan bagaimana kinerja mereka di pabrik selama studi berlangsung.

Benar saja, karena sebagian besar orang Jepang makan nasi, baik untuk makan pagi hingga makan malam, maka skor pada skala tidur mereka juga tinggi. Artinya kualitas tidur mereka sangat baik. Hal lain yang ditemukan peneliti adalah rata-rata partisipan juga tidur dengan durasi yang cukup lama.

Dari studi sebelumnya juga terbukti, makanan yang mengandung karbohidrat tinggi dan indeks glikemi tinggi dapat menambah jumlah trytophan yang dikirim ke otak lebih banyak ketimbang asam amino lainnya. Wajar bila kemudian orang yang makan nasi pasti lebih mudah mengantuk daripada ketika mengonsumsi makanan lain.

"Lain halnya kalau makan mi dan pasta, kualitas tidurnya justru akan memburuk. Ini karena mi indeks glikeminya rendah. Sedangkan makan roti tawar, panekuk dan pizza tidak ada kaitannya dengan kualitas tidur seseorang," tandas peneliti seperti dikutip dari jurnal PLoS ONE, Kamis (18/9/2014).

Menurut peneliti, menurunnya kualitas tidur akibat makin banyak makan mi ataupun pasta itu termasuk gampang terbangun di tengah tidur, sering lemas ketika beraktivitas di siang hari (karena kurang tidur di malam hari), dan butuh waktu lebih lama agar benar-benar bisa tertidur lelap di malam hari.

Sumber: http://health.detik.com/read/2014/09/18/200121/2694711/763/setop-insomnia-biasakan-makan-malam-dengan-makanan-ini?l992203755

Tidak Ada tempat untuk KOMENTAR SPAM!!! Akan saya cek setiap hari
EmoticonEmoticon