Green Bank, Kota Tanpa Sinyal di Amerika

Asalasah ~ Green Bank, di Pocahontas County di Virginia Barat, Amerika Serikat, yaitu salah satu tempat hunian yang tenang di bumi. Di sini sekalipun tak ada sinyal hp, tak ada sinyal Wi-Fi, bahkan juga di sini tak ada gelombang radio serta tv yang bisa di tangkap.
Namun Green Bank bukannya tertinggal dalam teknologi. Demikian sebaliknya, daerah ini yaitu rumah untuk salah satu teleskop radio paling besar didunia yang bernama Robert C. Byrd Green Bank Telescope (GBT), yang dioperasikan oleh National Radio Astronomy Observatory. GBT inilah alasan kenapa kota ini hening dari keramaian elektromagnetik.
http://asalasah.blogspot.com/2015/01/green-bank-kota-tanpa-sinyal-di-amerika.html
Teleskop radio bekerja dengan mendeteksi gelombang elektromagnetik yang datang dari galaksi jauh. Tanda ini demikian samar hingga emisi kecil gelombang radio dari gadget elektronik bisa mengganggu pembacaan teleskop radio. Untuk alasan ini, seluruhnya hp, Wi-Fi, radio serta piranti komunikasi yang lain dilarang disini. Tak ada menara hp di seputar daerah ini, tak ada musik diputar di radio atau sinetron di tv. Bahkan juga mobil memiliki bahan bakar bensin tak diijinkan lantaran mesin bensin memakai busi untuk membakar kombinasi bahan bakar serta udara, serta bunga api listrik membuahkan gelombang elektromagnetik.

Batas-batas zona piranti bebas meluas jauh melampaui Green Bank, seluas lebih kurang sama juga dengan 13. 000 mil persegi. Lokasi ini dimaksud Zona Hening Radio Nasional (Radio Nasional Quiet Zone), serta terdapat di sekitar pedesaan yang tidak sering penduduknya yang melewati perbatasan Virginia Barat, Virginia, serta Maryland. Nyaris seluruhnya type transmisi radio serta piranti elektronik spesifik dilarang disini agar Teleskop Radio Green Bank bisa bekerja tanpa ada masalah. Green Bank yaitu komune yang paling dekat dengan Teleskop Radio itu.

Kehidupan bebas teknologi di Green Bank mungkin saja terlihat tidak mungkin untuk mereka yg tidak dapat hidup tanpa ada hp mereka, namun untuk 140 warga kota itu, hidup mereka penuh kebahagiaan. Anak-anak tak terpaku pada monitor bercahaya piranti mobile mereka. Mereka betul-betul bicara keduanya, bukanlah SMS. Beberapa orang sama-sama menegur keduanya serta meninggalkan pintu rumah mereka tak terkunci. Bila mereka mesti bicara dengan seorang diluar kota, mereka memakai telephone umum.

Hidup dibawah bayang-bayang teleskop raksasa, sebagian warga bahkan juga tak mengerti perkembangan tehnologi ditempat lain.

“Kami tak mengerti bahwa semua dunia saat ini makin terhubung serta terus terhubung terus-menerus, lewat telephone, internet serta lain-lain”, kata Caleb Diller, yang di besarkan di Pocahontas County, NPR. “Dalam hal semacam itu, dibanding dengan daerah lain, kami seperti tinggal di saat lampau. ”

Sepanjang satu tahun lebih paling akhir, beberapa orang berdatangan serta tinggal di Green Bank. Beberapa orang ini mengakui menanggung derita hipersensitivitas elektromagnetik, atau EHS (penyakit tak dikenali oleh komune ilmiah). Disebutkan bahwa orang yang menanggung derita EHS memperoleh tanda-tanda seperti pusing, mual, ruam, denyut jantung tak teratur, lemah, serta nyeri dada lantaran radiasi elektromagnetik.

“Hidup di sini memanglah tak sempurna”, kata Diane Schou, salah satu imigran “electrosensitive” pertama yang datang ke Green Bank dengan suaminya pada tahun 2007. “Tidak ada toko, tak ada restoran, tak ada rumah sakit yang dekat. Namun disini, sekurang-kurangnya, saya terasa sehat. Saya bisa bekerja. Saya tidak ditempat tidur dengan sakit kepala sepanjang waktu. ”





Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://pajewaw.blogspot.com/2015/01/kota-tanpa-sinyal-hp-wi-fi-radio-serta-televisi.html