Bocah dari Militan ISIS ini Bunuh Intelijen Israel

Asalasah ~  Beirut: Kelompok Negara Islam (IS) kemarin menyiarkan satu video yang menampilkan seorang anak membunuh pria Palestina yang dituduh menjadi mata-mata Israel.

Video selama 13 menit itu menunjukkan seorang militan dan anak memakai baju celoreng berdiri di belakang seorang tahanan yang memakai baju berwarna oranye dan sedang berlutut.
http://asalasah.blogspot.com/2015/03/bocah-dari-militan-isis-ini-bunuh.html

Militan itu membaca sebuah pernyataan singkat dalam bahasa Perancis yang menuduh pria tersebut bekerja dengan badan intelijen Israel, Mossad.

Seteah membaca pernyataan tersebut, anak itu menembak korban yang diidentifikasi sebagai Mohamed Said Ismail Musalam di kepala.

Kantor berita Associated Press tidak dapat memverifikasi keaslian video itu yang disiarkan sayap media IS, Furqan yang pernah mempublikasikan beberapa video kelompok itu sebelum ini.

Sementara itu, Kementerian Luar Israel menolak berkomentar.

Badan keamanan dalam negeri Israel, Shin Bet, mengatakan, pihaknya pernah mengumumkan pada awal tahun lalu bahwa Mohamed Said pergi ke Turki untuk berjuang bersama IS.

IS pada bulan lalu menyiarkan wawancara dengan Mohamed Said yang dipublikasikan dalam majalah online kelompok itu.

Gambar pria dalam majalah itu menyerupai wajah pria yang dibunuh dalam video tersebut. Orang Tua korban, Said mengatakan, dia belum menonton video itu lagi.

Katanya, anak lelakinya yang berusia 19 tahun itu pergi ke Suriah empat bulan lalu tanpa memberitahu keluarganya.

Mohamed Said kemudian memberitahu kakaknya bahwa dia bergabung IS di Suriah. Tidak lama setelah itu, Mohamed Said menghubungi keluarganya melalui Internet dari kota Raqqa di Suriah dan mengatakan bahwa dia ingin pulang.

"Saya melihat dia berjambang dan berambut panjang serta memegang senapan Kalashnikov.

"Dia mengatakan bahwa dia sudah bosan dengan keadaan di Suriah dan ingin pulang," katanya. - AP

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: Ap