Jepang Peringati Ulang Tahun ke Empat Tsunami 2011

Asalasah ~Sobat asalasah, Jepang kemarin memperingati ulang tahun keempat bencana tsunami yang merenggut ribuan nyawa dan memicu krisis nuklir sambil mereka yang selamat masih belum berupaya untuk mengikis memori tragedi tersebut.

Dewan memperingati bencana itu diadakan di kota dan kota di sekitar zona bencana dan di Tokyo, Kaisar Akihito dan Ratu Michiko memimpin upacara untuk mengenang mereka yang tewas dalam bencana terburuk di negara tersebut.
http://asalasah.blogspot.com/2015/03/jepang-peringati-ulang-tahun-ke-empat.html

Seluruh negara bertafakur sejenak dan disusul sirene darurat yang akan ditempatkan pada jam 2.46 sore ini (waktu setempat) yaitu saat gempa berukuran 9,0 magnitudo itu yang menggegar Jepang.

Efek getaran yang begitu dahsyat menyebabkan ombak besar kecepatan seperti jet membadai pantai dan dalam beberapa menit, penduduk tidak mampu berbuat apa-apa sehingga banyak yang lemas.

Badan Kepolisian Nasional mengatakan, sebanyak 15,891 orang dikonfirmasi tewas dalam bencana itu sementara 2,584 lagi masih terdaftar hilang.

Anggota badan manusia terkadang masih ditemukan setelah bertahun-tahun.

Ribuan orang yang tersiksa akibat tsunami sampai sekarang masih belum bisa melupakan kenangan pahit pada 2011 itu.

Bagi mereka, rasa pilu yang dialami akan pudar karena mereka masih belum dapat menemukan mayat orang tersayang.

"Seseorang harus buat begini, berjalan di sepanjang pantai," kata Takayuki Ueno yang melayang di pantai pada akhir pekan untuk menemukan anggota tubuh anak lelaki berusia tiga tahunnya yang mematikan dalam tsunami tersebut.

"Jika tidak, maka tidak ada kemungkinan bahwa orang akan ditemukan," kata seorang pria berusia 42 tahun yang kehilangan anak perempuan dan orang tua yang tewas dalam tsunami di utara Fukushima.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: siakapkeli.com.my