Kasus Meninggalkan Bra di Depan Rumah Orang

Asalasah ~ Kota Tinggi - Satu keluarga bingung ketika rumah mereka di Jalan Mohamed di sini menjadi target pihak tidak bertanggung jawab meninggalkan bingkisan berisi pakaian dalam wanita sejak sebulan lalu.
"Ini kali kedua rumah kami menjadi sasaran pihak tidak bertanggung jawab tersebut dan tidak tahu apa motifnya," kata Azura Ahmad, 35, setelah menemukan bungkusan kain merah muda berisi pakaian dalam dan tidur wanita di depan rumah orangtuanya, kemarin sore.


Menurutnya, kemasan tersebut ditemuinya sekitar jam 4.30 sore setelah kali pertama pada 24 Februari lalu.
Katanya, bungkusan itu ditemukan ketika dia dan suami, Hamzah Mazelan, 45, berada di rumah tersebut sejak siang.
"Ketika ingin pulang ke rumah jam 4.30 sore, saya lihat ada bungkusan kain di tepi dinding lalu bertanya kepada ayah.
"Setelah diberitahu tidak diketahui tentang kemasan itu, kami buka dan menemukan itu berisi 12 bra dan dua baju dalam wanita," katanya.
Menurut Azura, meskipun sudah berkeluarga dan tinggal terpisah dengan orang tuanya, dia dan anak-anak serta adik lelakinya, Najib, 31, selalu ke situ.
"Ini kejadian kali kedua. Sebelum ini ada tujuh bra, tetapi kini selusin pula, apa motif mereka?
"Dalam kejadian kali pertama, ibu yang menemukan bungkusan dibalut seperti jenazah anak di ruang depan rumah jam 7.20 pagi.
"Bungkusan itu berbalut kain hitam sepanjang 1,5 meter berisi beberapa pakaian dalam wanita termasuk tujuh bra, dua tudung kepala dan satu baju tidur," katanya.
Menurutnya, dia belum membuat laporan polisi tentang kejadian itu, tetapi akan melaporkannya di Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Kota Tinggi dalam waktu dekat.
Harian Metro ada melaporkan beberapa kejadian aneh terjadi di sekitar daerah itu termasuk penemuan celana dalam dan bra pada papan tanda dan tiang lampu di empat persimpangan lampu sinyal pada 26 Januari lalu.
Celana dalam dan bra itu ditemukan juga digantung di lampu sinyal di Taman Kota Jaya, Arcade MARA, Petronas Jalan Tun Sri Lanang dan Kota Kecil.
Minggu lalu, koran turut melaporkan objek seperti hantu pocong setinggi 1,5 meter ditemukan diikat pada sebatang pohon pisang di simpang tiga Jalan Belinjau, Taman Kota Jaya menghadap jalan pintas Desa Panti.


Baca Juga :
Asalasah | Sumber: www.siakapkeli.com.my/2015/03/dulu-7-coli-kini-sedozen-ditinggal.html