Rumah Sakit ini Tahan Mayat Korban Hingga Seluruh Biaya Dibayar

Asalasah ~ Jeddah: Sebuah rumah sakit di selatan kota ini akhirnya menyerahkan jenazah seorang wanita kepada keluarganya setelah menahannya selama dua minggu.

Rumah Sakit itu mengambil waktu yang lama untuk melakukannya karena perselisihan mengenai biaya pengobatan sebesar SR517,000 (RM517,000).

Jenazah wanita berusia 59 tahun itu disimpan di kamar mayat rumah sakit tersebut sejak 6 Maret lalu sehingga otoritas kesehatan intervensi untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

Keluarganya mengatakan, wanita itu dirawat di rumah sakit itu selama 52 hari dan tagihan medis SR58,700 (RM57,800) selalu dijelaskan tepat waktu melalui uang sumbangan beberapa donor dan badan amal.

Namun, ketika mereka datang untuk mengambil mayatnya, rumah sakit itu meminta mereka menjelaskan keseluruhan tagihan yang diduga beredar.

Seorang anaknya berkata: "Organisasi kesejahteraan mengulurkan bantuan dan membayar sejumlah besar uang. Tetapi pihak rumah sakit menuntut SR180,000 (RM177,300) lagi. "

Sementara itu, jurubicara Urusan Kesehatan Jeddah mengatakan, rumah sakit itu enggan menyerahkan mayat wanita itu karena anaknya menolak menandatangani surat pernyataan untuk membayar saldo yang tertunggak.

Menurutnya semalam, departemen tersebut berhasil meyakinkan pria tersebut menandatanganu dokumen terkait sebelum rumah sakit itu menyerahkan mayat ibunya. - Badan

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.com.my/2015/03/hospital-tahan-mayat-sehingga-bil.html