Wajib Telanjang Untuk Masuk Ke Pameran Seni Ini

Asalasah ~ Biasanya ketika menghadiri sebuah pameran karya seni, pengunjung harus berpakaian rapi namun, untuk pertama kalinya, Galeri Nasional Australia di sini mewajibkan pengunjung untuk menanggalkan pakaian mereka.

Aturan tersebut demi memastikan setiap pengunjung dapat menikmati dan menghayati karya seni artis populer, James Turrell dari Amerika Serikat, A Retrospective, seni yang mengeksplorasi kecintaannyaterhadap konsep cahaya dan lanskap.
http://asalasah.blogspot.com/2015/03/wajib-telanjang-untuk-masuk-ke-pameran.html

Tanpa pakaian, pameran unik yang dimulai 1 April nanti akan menghilangkan batas antara karya sang artis dengan pengunjung, sejauh ini sebanyak 150 orang sudah menyatakan persetujuan berbogel ketika datang.

Galeri nasional itu turut mendapat kerjasama artis kontemporer dari Melbourne, Stuart Ringholt untuk menyelenggarakan acara pameran yang berkonsepkan telanjang agar dapat meningkatkan persepsi pengunjung tentang karya seni Turrell.

"Karyanya banyak fokus pada cahaya, persepsi, matahari, bulan, dan hal-hal bernada surgawi, dia memiliki gagasan bahwa kulit akan sangat mempesona jika bermandikan cahaya dalam bentuk vitamin D sehingga tampak anggun sekali," ujar Ringholt.

"Bagaimana mungkin kulit akan bermandikan cahaya yang diperlukan dalam karya Turrell jika kita memakai pakaian, justru kami menganggap akan lebih baik jika pengunjung sendiri sanggup menanggalkan pakaian mereka," tambahnya.

http://asalasah.blogspot.com/2015/03/wajib-telanjang-untuk-masuk-ke-pameran.html

Dalam kunjungan terakhir Turrell ke Canberra, dia menyarankan pihak Galeri Nasional Australia untuk memungkinkan pengunjung berekspresi dengan karya seni ciptaannya sambil bertelanjang diri tanpa menggunakan pakaian sama sekali.

Pameran seperti ini juga pernah dilakukan selama pameran karya seninya di Jepang, namun karena alasan keamanan dan menjaga martabat, galeri di Canberra kali ini akan ditutup untuk umum, kecuali mereka yang sudah membeli tiket untuk menyaksikan pameran itu.

"A Retrospective hanya akan dibuka bagi kalangan pembogel dan orang yang datang kena siap menanggalkan pakaian sebelum masuk, sementara pihak media diberi pengecualian jika enggan bertelanjang untuk meliput," jelas Ringholt.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: diterjemahkan dari siakapkeli.com.my/