Hirup 'Aroma Ketakutan' Zaman Pendudukan Jepang

Asalasah ~ SINGAPURA - Jika Anda pernah membayangkan bagaimana rasanya hidup dalam suatu era sejarah lama, Anda kini tidak hanya bisa melihatnya - tetapi juga mengirup aromanya!

Museum Nasional Singapura baru-baru ini memperkenalkan elemen daya aroma dalam sebuah pameran terbaru yang mengisahkan tentang kehidupan masa lampau republik tersebut.

Ada 12 bau-bauan unik melalui pameran yang diberi nama 'Singapura: 700 Tahun' itu, dan setiap darinya menggambarkan seiap periode dalam sejarah Singapura.

Salah satu yang dapat perhatian banyak pengunjung adalah bau khas gambaran ketakutan masyarakat masa kekejaman zaman penjajahan tentara Jepang pada Perang Dunia Kedua.


Stasiun penyiaran lokal, Channel NewsAsia melaporkan, itu merupakan bau yang sangat tidak menyenangkan, yang dihasilkan dari campuran tiga jenis bahan kimia.

Namun, aroma yang menggambarkan zaman modern Singapura kini, memberikan bauan lebih alami, seperti bau rumput untuk menampilkan Singapura sebagai kota taman.

Semua bauan tersebut ditempatkan dalam 12 botol berbeda dan ia menjalani lebih 50 kali tes hasil ramuan berbagai unsur untuk memberi aroma unik tersendiri.


Ia bersempena Jubilee Emas kemerdekaan ke-50 tahun Singapura pada 9 Agustus ini dan bauan disediakan cukup kuat meskipun Anda baru makan petai, durian atau hisap rokok.

Pameran unik itu hasil kerjasama dengan artis bauan ternama internasional, Prachi Saini Garg yang juga pendiri produk wewangian terkenal, Jet'aime Perfumery.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: