Mau Lanjut Belajar di Mesir, Gadis Ini Difitnah Mau Gabung IS

Asalasah ~ Sedang heboh seorang gadis berusia 14 tahun ditahan oleh otoritas Malaysia karena diduga dibiayai oleh seseorang ke Suriah untuk bergabung militan IS. Semalam gadis tersebut telah tampil mengekspresikan rasa kecewa karena dikatakan media telah memutar cerita nyata dari kejadian yang terjadi.

Gadis yang namanya dirahasiakan tersebut kecewa karena gambarnya ditahan polisi dipublikasikan dengan cerita tidak tepat sama sekali yang ternyata memberi tekanan kepadanya.

Menurut gadis tersebut, dia memang dalam perjalanan ke Mesir, tetapi untuk menyambung pelajarannya di Maahad Buuth yang merupakan sebuah sekolah pengajian ilmu bertaraf internasional yang dikelola oleh Balai Senat, Universitas Al-Azhar. Sekolah ini bersifat "Sekolah Kebaikan" dengan arti siswa hanya perlu menanggung biaya pendaftaran dan buku referensi saja. Sementara biaya lain dan gaji guru ditanggung sepenuhnya oleh Bagian Kesejahteraan, Universitas Al-Azhar.

"Dalam laporan media baru-baru ini, mengatakan saya akan menikah dengan seseorang di sana, saya tidak pungkiri itu betul. Memang saya akan menikah dengan tunangan saya di sana tetapi cerita media menambahkan saya dibiayai oleh calon suami yang bergabung IS."

Itu tidak benar sama sekali karena saya pergi ke sana adalah dengan uang sendiri dan direstui oleh kedua orang tua saya karena mereka sendiri yang mengirim saya ke KLIA. "Katanya.

Dia yang menyangkal berumur 14 tahun sebaliknya adalah 15 tahun telah ditahan oleh polisi hanya untuk membantu penyelidikan bukan sebab dia terlibat dengan IS tetapi gambarnya saat ditahan polisi diambil dan dipublikasikan dengan cerita tidak benar.

"Saya sangat sedih karena media memutar fakta dengan berbagai tambahan cerita tidak benar sedangkan saya sendiri pada waktu itu tidak mengetahui tentang kegiatan IS dan tidak terlintas dibenak untuk ke Suriah."

"Apapun saya redha dengan ujian dari Allah karena ia akan mendekatkan lagi saya denganNya. Karena laporan tidak benar ini saya sudah putus tunang dengan pria yang bakal saya kahwini itu dan terima tes seadanya."

"Saya tampil ini hanyalah untuk membersihkan nama saya karena perempuan ini hanya ada dua pilihan yaitu menjadi sebaik perhiasan atau sebesar-besar fitnah jadi setiap tuduhan saya bergabung IS perlulah dihentikan karena ternyata tidak benar," luah gadis tersebut.

Sebelum ini, media juga melaporkan bahwa ada remaja perempuan berusia 14 tahun yang diduga dalam perjalanan ke Suriah untuk bergabung kelompok militan Negara Islam (IS) dibiayai sebanyak 7 jutaan oleh seorang pria.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.com.my/2015/04/gadis-mahu-lanjut-pelajaran-di-mesir.html