Mayat Transgender Air Asia Tidak Ada Yang Klaim

Asalasah ~ Surabaya: Tiga mayat korban kecelakaan pesawat AirAsia Indonesia QZ8501 masih disimpan di kamar mayat karena identitas korban masih belum dapat dipastikan.

Ketua Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur, Budiyono mengatakan, tiga mayat itu berlabel B028, B044 dan B075.

"Anehnya, mayat B044 kami percaya sudah mengganti kelamin karena kami menemukan korban memiliki alat kelamin wanita tetapi setelah otopsi kami tidak menemukan rahim," katanya.

Ujarnya, informasi korban tidak ada dalam data penumpang yang diberikan waris dan kemungkinan keluarganya malu karena korban mengganti kelamin.

"Kami mencari informasi korban dari data yang kami ada tetapi tidak kesamaan.

"Selain itu mayat ini juga tidak ada dalam masuk penumpang dan kru pesawat tersebut.

"Untuk sementara waktu kami menganggap mayat ini bukan korban QZ8501," jelasnya.

Tambahnya, satu lagi mayat yang berlabel B028 turut dianggap sebagai bukan korban kecelakaan itu setelah identitasnya tidak dapat ditentukan lagi.

Katanya, mayat itu hanya diidentifikasi sebagai pria tetapi informasinya tidak ada dalam data korban yang dikumpulkan oleh tim itu.

"Mayat ini tidak ada informasi dalam data kami dan juga daftar penumpang serta awak kapal," katanya, kemarin.

Sementara itu, satu lagi mayat yang berlabel B075 diidentifikasi sebagai putra seorang korban pesawat tersebut yang sudah diidentifikasi sebelumnya

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.com.my/2015/04/mayat-transgender-tak-dituntut.html