McDonalds Terpaksa Tutup 350 Cabangnya Di Tiga Negara Besar

Asalasah ~ Lebih 350 cabang restoran cepat saji, McDonald ditutup selama tiga bulan pertama tahun ini di Amerika Serikat, Jepang dan Cina dan kabarnya akan ada 350 cabang lagi yang akan ditutup pada akhir tahun ini.

Itulah realitas yang terjadi sekrang ketika perusahaan raksasa makanan cepat saji itu dikatakan mengalami kerugian besar ketika penghasilan mereka tahun ini turun tajam."Rabu lalu, McDonald melaporkan penurunan 11% hasil penjualan dan penurunan 30% dalam keuntungan untuk tiga bulan pertama tahun ini, kelanjutan dari masalah-masalahnya yang terjadi dalam dua tahun terakhir dengan ekonomi di eropa dalam kondisi sulit dan ketakutan masyarakat Asia dengan tingkat keamanan makanan, "lapor Fortune.Penjualan McDonald mulai turun tajam setelah pelanggan mulai mencari alternatif yang lebih sehat, penurunan tajam makanan instan terbesar di dunia.

 
"Dengan kata lain: orang yang mulai bosan dengan memasukkan junkfood ke dalam tubuh mereka, dan mereka tidak tahan dengan itu lagi." kata seorang warga Amerika Serikat.Tahun ini, McDonald Amerika telah melakukan beberapa perubahan termasuk resep ayam panggang yang sederhana dan mengontrol penggunaan antibiotik pada ayam.Penyebab lain kerugian McDonalds adalah gaji karyawan terpaksa dinaikkan karena permintaan serikat pekerja.


Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.com.my/2015/04/bayi-jadi-tumpuan-penganut-hindu.html