Wanita Ini Bikin Baju Besi Karena Kesal Tubuhnya Sering Diraba

Asalasah ~ Seorang artis muda Afganistan menjadi heboh di negaranya ketika menciptakan baju besi berbentuk payudara dan punggung dan ia menggunakan pakaian itu untuk mengelilingi ibu kota Kabul, lapor media lokal.

Kubra Khademi, 27 tahun, bertindak demikian baru-baru ini sebagai bentuk protes akibat tingginya angka kasus pelecehan seksual terhadap kaum wanita di negara tersebut, bahkan ia sendiri salah seorang korban pelecehan tersebut.
http://asalasah.blogspot.com/2015/04/wanita-ini-bikin-baju-besi-karena-kesal.html

Baju perisai itu terbuat oleh seorang tukang besi lokal dengan harga 576 afghani (Rp 130384) dan dia mencoba berjalan di kota Kabul dengan pakaian tersebut untuk mencegah lelaki genit yang mencoba menyentuh buah dada dan punggungnya.

"Semua berjalan lancar dan banyak mendapat kata-kata semangat," kata Kubra yang pernah dianiaya beberapa kali saat berusia 5 tahun oleh segelintir penjahat seksual Afghanistan dan pengalaman buruk itu turut dialami banyak wanita di negara tersebut.

Insiden masa lalu itu memberikan ide kepada Kubra untuk membuat pakaian dalam terbuat dari logam, sekaligus menyelamatkan korban dari pemerkosaan jika kain baju wanita tersebut tiba-tiba terlucut dan membangkitkan nafsu.

Namun, tindakan terlalu beraninya itu mengakibatkan ia kini terpaksa bersembunyi setelah menerima beberapa ancaman pembunuhan melalui email dari pihak tidak dikenal, bahkan terpaksa meninggalkan kediamannya sementara.

Lebih parah, Kubra dicaci maki dan dilempar batu kecil oleh beberapa kelompok pemuda yang marah melihat fashion terbaru wanita itu yang dianggap sengaja menonjolkan susuk payudara dan punggung mengiurkan kepada pria 'lemah iman'.

Ini menyebabkan artis tersebut terpaksa menutup kembali baju besi itu di dalam selubung jaket dan menyelamatkan diri dengan menumpang taksi untuk pulang ke rumah karena diduga tidak menggunakan tradisional burka.  

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: terjemahan dari http://mynewshub.cc/2015/03/10/cipta-baju-besi-dek-geram-payu-dara-punggung-dicabul/