ISIS Serang Syiah Di Arab Saudi, 21 Tewas

Asalasah ~RIYADH: Sebanyak 21 orang terbunuh sementara 81 lainnya cedera ketika aksi bunuh diri Kelompok Militan Negara Islam (IS) menyerang sebuah masjid Syiah yang berada di bawah pemerintahan Arab Saudi untuk mengancam ketegangan sektarian.

Pembom tersebut menyerang saat orang sedang menunaikan shalat Jumat di wilayah Timur di mana penyerang tersebut yang dikaitkan dengan ekstremis IS yang telah membunuh tujuh anggota masyarakat minoritas Syiah pada bulan November lalu.
http://asalasah.blogspot.com/2015/05/isis-serang-syiah-di-arab-saudi-21-tewas.html
Kementerian Dalam Negeri mengatakan, pelaku bom bunuh diri itu meledakkan bom di masjid di Syiah di kota Qatif.

"Seseorang telah meledakkan sebuah bom ketika orang sedang menunaikan shalat Jumat di masjid Ali Ibn Abi Talib di Qatif," kata juru bicara kementerian dalam satu pernyataan yang dibuat.

Menteri Kesehatan mengutip laporan SPA yang menyatakan sebanyak 21 orang telah tewas dan 81 korban lainnya cedera sedangkan 12 lagi berada dalam kondisi kritis.

Kelompok militan IS mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut dan ini merupakan kali pertama kelompok itu secara resmi mengaku melakukan serangan di Arab Saudi.

Mereka juga berjanji bahwa hari yang malang akan menanti pihak Syiah sehingga kelompok militan itu berhasil mengusir mereka keluar dari semenanjung Arab.

Satu pernyataan yang diterbitkan di situs sosial menjelaskan, "tentara khalifah" adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap serangan yang dilakukan oleh Abu Amer al Najdi yang meledakkan sabuk yang diisi dengan bahan peledak di dalam area masjid.

Pihak Amerika Serikat dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk perbuatan tersebut.

Juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest mengatakan pihaknya tidak dapat mengkonfirmasi perbuatan tersebut merupakan tindakan dari kelompok militan IS.

Syiah Iran menuntut supaya mencari pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut dan dijatuhi hukuman.

Pihak Lebanon yang bersekutu dengan Syiah Iran, Hizbullah mengatakan pemerintah Arab Saudi harus bertanggung jawab atas pengeboman tersebut.

Asalasah | Sumber: http://www.mstar.com.my/berita/berita-dunia/2015/05/23/is-bom/