Tak Patuhi Aturan Lalu Lintas, Kepala Wanita Diketok Dengan Palu

Asalasah ~ Qindao (China): Seorang sukarelawan yang dipekerjakan oleh polisi untuk mengontrol lalu lintas di kota provinsi Shandong melakukan hal yang mengejutkan dengan menyerang seorang wanita yang tidak mematuhi lampu lalulintas dengan palu.

Menurut laporan, korban diketok dengan palu itu setelah terjadi perkelahian, relawan sudah menegur wanita tersebut karena mencoba melintas jalan ketika persimpangan jalan sedang sibuk dan lampu masih merah.
http://asalasah.blogspot.com/2015/05/tak-patuhi-aturan-lalu-lintas-kepala.html
Ketika perkelahian terjadi, relawan terlihat mengeluarkan palu dan mengetuk kepala korban berulang kali hingga korban terjatuh.

Relawan tersebut kemudian mengeluarkan palu dan mengetuk kepala  wanita itu berulang-ulang kali.

Meskipun melakukan kejahatan, sukarelawan itu tidak melarikan diri namun ia malah berteriak beberapa kali kepada orang sekitar "Saya tidak akan membiarkan siapa pun melanggar lampu merah".

Mengutip laporan dari koran lokal China, korban telah dibawa ke rumah sakit dan dokter mengkonfirmasi lukanya tidak membahayakan nyawanya.

Relawan yang memukul korban mulai ditahan oleh polisi untuk interogasi.

Di Cina, melanggar peraturan lalu lintas adalah satu masalah besar. Sebelum ini, berbagai cara dilakukan termasuk dengan mempermalukan pelaku di hadapan orang banyak. Namun, insiden memukul dengan palu ini dianggap berlebihan orang orang.
Asalasah | Sumber: siakapkeli.my