Anak ini Dibanjiri Bantuan Setelah Gambarnya Sedang Belajar Jadi Viral

Asalasah ~ MANILA: Setelah gambarnya belajar di atas bangku bertemankan lampu redup dari McDonald menjadi viral di media sosial, berbagai bantuan diulurkan oleh berbagai pihak yang terharu dengan usaha anak dari Filipina itu untuk belajar.

Daniel Cabrera, 9, diberikan berbagai bantuan dalam berbagai bentuk sumbangan, bantuan peralatan sekolah dan juga beasiswa untuk belajar di sebuah perguruan tinggi.
http://asalasah.blogspot.com/2015/07/anak-ini-dibanjiri-bantuan-setelah.html
Ibunya, Christina Espinosa, 42, mengatakan kepada AFP pada Jumat: "Kami sangat bersyukur. Saya tak tahu apa yang akan saya buat dengan semua rahmat (bantuan) ini".

"Kini, Daniel sudah tak perlu lagi bersusah payah untuk menyiapkan PR", kata Christina Espinosa yang bekerja sebagai pembantu toko ritel dan pembantu rumah.

Gambar anak yang terlihat mencoba "meminjam" lampu dari restoran McDonald mulai disebar oleh seorang siswa dari sebuah Universitas sebulan yang lalu.

Mahasiswa terlibat, Joyce Torrefranca, 20, mengunggah gambar itu dengan judul "Anak-anak ini telah menginspirasi saya".

Gambar itu dibagi sebanyak 7.000 kali di Facebook.

Espinosa tinggal di toko ritel mini milik bosnya bersama tiga orang anak, termasuk Cabrera. Mereka tinggal di tempat itu sejak lima tahun lalu ketika rumah mereka hangus dijilat api dalam satu kebakaran.

Menurut Espinosa, gaji yang diperolehnya setiap hari cuma sebesar 80 peso (Rp70.000) hasil jerih payah bekerja sebagai asisten toko ritel dan pembantu rumah.

Espionosa menggambarkan Cabrera sebagai seorang anak yang cukup fokus dan haus ilmu.

"Dia sangat rajin dan bersungguh-sungguh untuk belajar. Dia tetap ngotot untuk ke sekolah meskipun tidak memiliki uang saku karena saya tidak memiliki uang untuk diberikan."

"Dia selalu bilang, 'Mama, saya tak ingin hidup susah sepanjang hidup, saya ingin mengejar cita-cita saya'". tambah Espionosa lagi. Cabrera bercita-cita untuk menjadi seorang polisi.

Cabrera telah menjadi 'simbolik' kepada anak-anak miskin di kota tersebut yang memberi alasan tidak bisa belajar karena tidak memiliki pasokan listrik.

Kebanyakan anak-anak di sini yang senasib dengan Cabrera sudah putus harapan untuk belajar dan ada yang bekerja sebagai pengemis



Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.my/2015/07/kanak-kanak-dihujani-bantuan-setelah.html