Media Sosial Kini Tempat Jual Beli Hewan Yang Dilindungi

Asalasah ~ Hewan kini diperdagangkan kepada pembeli hanya melalui pesan Whatsapp di smartphone serta di media sosial.

Tinjauan The Star menunjukkan bahwa penjualan ular ball python, kura-kura Indian Star dan kongkang, yang baik dilindungi atau terancam punah telah dipublikasikan di Facebook dan juga situs jual-beli seperti adpost.com.my, alibaba.com dan mudah.my.
http://asalasah.blogspot.com/2015/07/media-sosial-kini-tempat-jual-beli.html


Transaksi ini biasanya dilakukan melalui email atau WhatsApp, dengan hewan yang dibeli dipindahkan sendiri kepada pembeli atau, jika dapat, melalui Kantor Pos.

Biasanya, hewan-hewan ini harus 'bertahan' dalam kondisi tidak nyaman dalam perjalanan untuk tiba ke pembeli, termasuk yang dimasukkan ke dalam ruang yang terlalu sempit atau dibuang taring atau kukunya.

Ular kecil 'ball python' dapat diperoleh pada harga serendah Rp1 Juta sedangkan yang betina berukuran lebih besar dijual sekitar Rp2,5 juta.

Ditanya jika kura-kura India Star turut dijual, seorang penjual bertanya: "Jika pemasok saya bisa mendapatkannya tanpa lisensi, apakah Anda ingin?"

Pertanyaan lanjut turut menunjukkan bahwa banyak penjual memiliki kongkang untuk dijual pada harga sekitar Rp1.500.000.

"Tapi secara diam-senyaplah, jangan beritahu orang lain," kata seorang penjual.

Satu lagi metode yang digunakan adalah meminta 'gen' yang mana, satu kode apakah pembeli mencari keturunan yang dibesarkan atau binatang liar.

Selain hewan hidup, produk lain dari hewan juga mudah diperoleh

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://mynewshub.cc/2015/07/28/laman-sosial-kini-tempat-jual-beli-haiwan-yang-dilindungi/