Michael Jordan Kalah Gugatan Atas Merek Dagangnya Di China

Asalasah ~ Pengadilan Beijing, Cina menolak gugatan kasus merek dagang melibatkan bintang basket Amerika Serikat (AS), Michael Jordan terhadap sebuah perusahaan yang menggunakan nama dan logo sama seperti digunakannya bersama merek Nike, kata laporan.

Mantan pemain klub Chicago Bull itu dianggap antara pemain basket internasional paling terkenal di Cina dan dikenal sebagai "Qiaodan", dalam versi Cina.

Jordan sebelum ini pernah meminta otoritas Cina membatalkan merek dagang perusahaan Qiaodan Sports Co pada 2012 dan menuduh perusahaan pembuat produk olahraga itu memperdaya pengguna karena dikaitkan dengan namanya.

Selain nama juara enam kali NBA itu, produk yang dikeluarkan Qiaodan turut menggunakan logo bayangan seperti pemain basket sedang melompat "Jumpman" seperti digunakan raksasa produk olahraga AS, Nike untuk mempromosikan produk Air Jordan.

Pemerintah menolak memperlakukan permintaan Jordan dengan pengadilan di Beijing juga melakukan hal sama. Dia kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Rakyat Beijing, yang akhirnya juga tidak memihak padanya, lapor portal berita Cina, Sohu.

"Jordan bukan satu-satunya referensi untuk merek dagang 'Qiaodan' yang disengketakan," menurut transkrip keputusan pengadilan yang dikeluarkan.

"Sebagai tambahan, 'Jordan' adalah nama keluarga yang biasa digunakan oleh rakyat AS," kata laporan itu, kemarin sambil mengatakan logo berbentuk manusia yang digunakan tidak memiliki fitur wajah, jadi 'sulit' untuk pengguna mengenalinya sebagai Jordan.

Sebagai kesimpulan, tidak ada bukti yang cukup untuk mengatakan merek dagang digunakan dapat dikaitkan dengan Jordan yang pensiun dari basket pada 2003.

Cina sebelumnya selalu dikritik oleh rekan dagangannya tentang isu pemalsuan produk dan perlindungan yang longgar bagi hak kekayaan intelektual.

Qiaodan Sports Co yang berbasis di wilayah timur Fujian, tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://mynewshub.cc/2015/07/29/michael-jordan-kalah-saman-tanda-dagangan-di-china/