10 Masalah Kesehatan Yang Melanda Wanita

Asalasah ~ Wanita adalah ciptaan Tuhan dari tulang rusuk pria, adalah insan yang cukup sempurna dan menjadi pasangan setiap insan bergelar lelaki dan suami. Tanpa wanita pasti pria tidak terurus dan berantakan. Namun Apakah wanita sadar akan penyakit yang mudah mereka jangkiti ??

Wanita adalah insan yang sangat mudah terkena penyakit jika tidak dijaga dari awal. Banyak masalah kesehatan yang berhubungan dengan wanita pada hari ini. Berikut adalah 10 masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh wanit hari ini.
masalah kesihatan wanita
1. Kanker
kanker yang sering menyerang wanita adalah kanker payudara dan kanker serviks. Deteksi awal dua jenis kanker ini menjadi kunci memastikan wanita tetap sehat. Statistik global terbaru menunjukkan sekitar setengah juta wanita tewas akibat kanker serviks, sementara setengah juta lagi maut akibat kanker payudara setiap tahun.

Kebanyakan kasus kematian terjadi di negara berpenghasilan menengah dan rendah karena scan awal, pencegahan dan pengobatan hampir tidak disediakan, sementara vaksin untuk virus Human Papilloma (HPV) ditunda.

2. Kesehatan reproduksi
Masalah kesehatan reproduksi dan seksual menyumbang sepertiga isu kesehatan wanita berusia 15 sampai 44 tahun. Seks yang tidak aman adalah faktor utama, terutama wanita dan remaja di negara berkembang. Sekitar 222 juta wanita tidak mendapatkan layanan kontrasepsi yang diperlukan.

3. Kesehatan ibu
Kebanyakan wanita mendapatkan manfaat dari perbaikan besar-besaran perawatan ketika kehamilan dan kelahiran yang diperkenalkan satu dekade lalu. Namun, fasilitas itu tidak tersedia di semua tempat dan pada 2013 dilaporkan sekitar 300.000 wanita tewas akibat komplikasi saat hamil dan bersalin. Kebanyakan kasus kematian ini bisa dicegah jika perencanaan keluarga dan fasilitas dasar disediakan.

4. HIV
Sejak 30 tahun lalu ketika wabah AIDS melanda, banyak wanita muda menjadi korban infeksi. Terlalu banyak wanita muda berjuang melindungi diri mereka dari penyakit infeksi seks HIV dan mendapat perawatan diperlukan.
Mereka terkena penyakit tuberkulasis atau batuk TB yang juga penyebab utama kematian di kalangan wanita berusia 20 sampai 59 tahun di negara berpenghasilan rendah.

5. Penyakit infeksi seks (IMS)
Meskipun infeksi HIV dan HPV penyakit infeksi kelamin paling sering dialami di seluruh dunia, penyakit infeksi lain juga penting untuk dicegah dan diobati seperti gonorrhoea, klamidia dan sifilis.

Ini karena sifilis yang tidak diobati berkontribusi sekitar 200.000 kematian bayi dalam kandungan dan prematur setiap tahun, sementara 90.000 kematian bayi baru lahir.

6. Kekerasan terhadap wanita
Wanita mudah menjadi subjek kepada berbagai bentuk kekerasan yang berbeda, tetapi kekerasan fisik dan seksual, apakah dilakukan pasangan atau orang lain, adalah paling menyakitkan.
Hari ini, seorang dari tiga wanita bawah 50 tahun mengalami kekerasan fisik atau seksual dilakukan pasangan atau orang lain yang mempengaruhi fisik dan mental mereka dalam jangka pendek dan panjang.

Jadi, penting bagi mereka yang sehat untuk selalu prihatin terhadap kekerasan dan membantu mencegahnya, selain memberikan dukungan kepada korban.

7. Kesehatan mental
Penelitian menunjukkan wanita lebih cenderung daripada pria untuk mengalami kecemasan, depresi dan keluhan somatik yaitu gejala fisik yang tidak dapat dijelaskan secara medis. Depresi adalah masalah kesehatan mental paling sering terjadi pada kalangan wanita dan kejadian bunuh diri penyebab utama kematian wanita berusia bawah 60 tahun.

Jadi, penting menyadarkan mereka tentang isu kesehatan mental dengan memberi dukungan untuk mendapatkan bantuan.

8. Penyakit tidak menular (NCD)
Pada 2012, sekitar 4,7 juta wanita maut sebelum usia 70 tahun akibat NCD dan kebanyakan mereka dari negara berpenghasilan menengah dan rendah. Mereka tewas akibat kecelakaan jalan raya, merokok, alkohol, narkoba dan obesitas. Diperkirakan 50 persen wanita di Eropa dan Amerika mengalami obesitas dan membantu remaja perempuan dan wanita lain mengadopsi gaya hidup sehat di tingkat awal adalah kunci kesehatan hidup.

9. Menjadi ibu muda
Remaja perempuan menghadapi berbagai tantangan kesehatan reproduksi dan seksual seperti IMS dan kehamilan. Sekitar 13 juta remaja perempuan bawah usia 20 tahun melahirkan anak setiap tahun.
Komplikasi dari kehamilan dan bersalin menjadi penyumbang utama kematian di kalangan orang muda dan banyak menderita akibat keguguran yang tidak aman.

10. Menjadi tua
Kebanyakan wanita yang sudah tidak bekerja atau pensiun memperoleh uang pensiun dan fasilitas lain yang sedikit dibandingkan pria, sehingga kurang mendapat perawatan kesehatan dan layanan sosial. Selain berisiko miskin dan masalah lain terkait usia tua seperti pikun, wanita tua kurang mendapat layanan kesehatan yang baik.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: alongmisuari.com/