20 Amalan Agar Mudah Rezeki

Asalasah ~ Praktek-praktek ini menjadi sebab Allah limpahi hamba-Nya dengan luas rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya. Berdasarkan konsep rezeki yang telah dikatakan, Allah memberi jalan buat setiap hamba-Nya untuk memperoleh rezeki dalam berbagai bentuk yang dapat menjadi penyebab kebaikan dunia dan akhirat.
http://4.bp.blogspot.com/-701j15UCH5o/UoY-aDUPDgI/AAAAAAAAAhc/BvZtI83Qom4/s1600/pintu+rezeki.jpg
Diantaranya:
1. Menyempatkan diri beribadah
Allah tidak sia-siakan pengabdian diri hamba-Nya, seperti firman-Nya dalam hadis qudsi:
"Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembah-Ku maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutup kefakiranmu. "(Riwayat Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abu Hurairah ra.)
  
2. Memperbanyak istighfar
Istighfar adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah, yang menjadi sebab Allah jatuh kasih dan kasihan pada hamba-Nya lalu Dia berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan si hamba. Sabda Nabi saw:
"Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah swt akan menghapuskan segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka." (Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa'i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas. a.)
3. Tinggalkan perbuatan dosa
Istighfar tidak laku di sisi Allah jika masih buat dosa. Dosa bukan saja membuat hati resah malah menutup pintu rezeki. Sabda Nabi saw:
"... Dan seorang pria akan diharamkan baginya rezeki karena dosa yang dibuatnya." (Riwayat at-Tirmizi)
4. Selalu ingat Allah
Banyak ingat Allah buatkan hati tenang dan kehidupan terasa lapang. Ini rezeki yang hanya Allah beri kepada orang beriman. Firman Nya:
"(Yaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. "(Ar-ra'd: 28)
5. Berbakti dan mendoakan orang tua
Dalam hadits riwayat Imam Ahmad, Rasulullah saw berpesan agar siapa yang ingin panjang umur dan ditambahi rezekinya, harus berbakti kepada orangtuanya dan menyambung tali kekeluargaan. Beliau juga bersabda:
"Siapa berbakti kepada orangtuanya maka kebahagiaanlah buatnya dan Allah akan memperpanjang umurnya." (Riwayat Abu Ya'ala, at-Thabrani, Al-Asybahani dan al-Hakim)
Mendoakan orang tua juga menjadi alasan mengalirnya rezeki, berdasarkan sabda Nabi saw:
"Ketika hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya niscaya terputuslah rezeki (Allah) daripadanya." (Riwayat al-Hakim dan ad-Dailami)
6. Berbuat baik dan menolong orang yang lemah
Berbuat baik kepada orang yang lemah ini termasuk menggembirakan dan merayakan orang tua, orang sakit, anak yatim dan fakir miskin, juga istri dan anak-anak yang masih kecil. Sabda Nabi saw:
"Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan karena orang-orang lemah di antara kamu." (Riwayat Bukhari)
7. Tunaikan hajat orang lain
Menunaikan hajat orang menjadi sebab Allah lapangkan rezeki dalam bentuk tertunainya hajat sendiri, seperti sabda Nabi saw:
"Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya ..." (Riwayat Muslim)
8. Banyak berselawat
Ada hadis yang menganjurkan berselawat jika hajat atau cita-cita tidak tertunai karena shalawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan kesulitan serta memperluas rezeki dan menyebabkan terlaksananya semua hajat. Wallahu a'lam.
9. Buat kebajikan banyak-banyak
Ibnu Abbas berkata:
"Sesungguhnya amal itu memberi cahaya ke hati, kemurahan rezeki, kekuatan jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain. Sementara kejahatan pula dapat menggelapkan rupa, menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit rezeki dan makhluk lain mengutuknya. "
10. Berpagi-pagi
Menurut Rasulullah saw, berpagi-pagi (memulai aktivitas harian sebaik-baik selesai shalat Subuh berjamaah) adalah praktek yang berkat.
11. Menjalin silaturrahim
Nabi saw bersabda:
"Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya maka hendaklah dia menghubungi sanak-saudaranya." (Riwayat Bukhari)
12. Melazimi tetap berwudhu
Seorang Arab desa menemui Rasulullah saw dan meminta pedoman tentang beberapa hal termasuk ingin dimurahkan rezeki oleh Allah. Beliau bersabda:
"Sentiasalah berada dalam kondisi bersih (dari hadas) niscaya Allah akan memurahkan rezeki." (Diriwayatkan dari Sayidina Khalid al-Walid)
13. Bersedekah
Sedekah mengundang rahmat Allah dan menjadi sebab Allah buka pintu rezeki. Nabi saw bersabda kepada Zubair bin al-Awwam:
"Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang memperbanyak pemberian kepada orang lain, niscaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, niscaya Allah menyedikitkan baginya. "(Riwayat Daruquthni dari Anas ra.)
14. Melazimi sholat malam (tahajud)
Ada keterangan bahwa praktek shalat tahajjud memudahkan memperoleh rezeki, menjadi sebab seseorang itu terpercaya dan dihormati orang dan doanya dikabulkan Allah.
15. Melazimi shalat Dhuha
Praktek shalat Dhuha yang dibuat waktu orang sedang sibuk dengan urusan dunia (aktivitas harian), juga memiliki rahasia tersendiri. Firman Allah dalam hadis qudsi:
"Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (sholat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya." (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)
16. Bersyukur kepada Allah
Syukur artinya mengakui segala pemberian dan nikmat dari Allah. Lawannya adalah kufur nikmat. Allah berfirman:
"Sesungguhnya Jika kamu bersyukur, niscaya Aku tambahkan nikmat-Ku kepadamu, dan sesungguhnya jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku sangat keras. "(Ibrahim: 7)
Firman-Nya lagi: "... dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (Ali Imran: 145)
17. Mengamalkan zikir dan bacaan ayat Quran tertentu
Zikir dari ayat-ayat al-Quran atau asma'ul husna selain menenangkan, menjenihkan dan melunakkan hati, ia mengandungi fadilat khusus untuk keluasan ilmu, terbukanya pintu hidayah, dimudahkan faham agama, diberi kemanisan iman dan dilapangkan rezeki.
Misalnya, dua ayat terakhir surah at-Taubah (ayat 128-129) jika dibaca secara konsisten tujuh kali setiap kali lepas solat, dikatakan dapat menjadi sebab Allah lapangkan kehidupan dan murahkan rezeki.
Salah satu nama Allah, al-Fattah (Maha Membukakan) dikatakan dapat menjadi sebab dibukakan pintu rezeki jika diwiridkan selalu; misalnya dibaca "Ya Allah ya Fattah" berulang-ulang, diiringi doa: "Ya Allah, bukalah hati kami untuk mengenal-Mu, bukalah pintu rahmat dan ampunan-Mu, ya Fattah ya 'Alim." Ada juga hadis menyebut, siapa amalkan baca surah al-Waqi'ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kemiskinan. Wallahu a'lam.
18. Berdoa
Berdoa menjadikan seorang hamba dekat dengan Allah, penuh tergantung dan mengharap pada rahmat dan pemberian dari-Nya. Dalam al-Quran, Allah suruh kita meminta kepada-Nya, niscaya Dia akan perkenankan.
19. Berikhtiar sehabisnya
Siapa berusaha, dia akan dapat. Ini sunnatullah. Dalam satu hadis sahih dikatakan bahwa Allah berikan dunia kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya, tapi agama hanya Allah beri kepada orang yang dicintai-Nya saja. (Riwayat Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)
Bagi orang beriman, tentulah dia harus menemukan alasan yang dapat menyebabkan murah rezeki dalam lingkup yang luas. Misalnya, akan tenang dibacanya Quran, akan dapat anak yang baik dididiknya sejak anak dalam rahim lagi, akan sehat dijaganya gizi dan makan yang baik dan halal, akan dapat tetangga yang baik dia sendiri berusaha jadi baik, akan rezeki berkat dijauhinya yang haram, dan sebagainya .
20. Bertawakal
Dengan tawakal, seseorang itu akan direzekikan rasa kaya dengan Allah. Firman-Nya:
"Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah mencukupkan (kebutuhannya)." (At-Thalaq: 3)
Nabi saw bersabda:
"Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang." (Riwayat Ahmad, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab ra.)
Semua yang disebut di atas adalah praktek-praktek yang menyebabkan takwa. Dengan takwa, Allah akan beri "jalan keluar (dari segala hal yang menyusahkan), dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya." (At-Talaq: 2-3)
Singkat kata, bagi orang Islam, untuk murah rezeki dalam arti yang sebenarnya, kuncinya adalah buat praktek takwa. Praktek-praktek ini menjadi sebab jatuhnya kasih sayang Allah, lalu Allah limpahi hamba-Nya dengan luas rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://beritasini.blogspot.sg/2015/04/20-amalan-murah-rezeki.html