Abdullah bin Zubair, berperang pada usia 12 tahun

Asalasah ~ Abdullah bin Zubair, anak dari pasangan suami istri, Asma binti Abu Bakar dan Zubair bin al-Awwam merupakan bayi pertama yang lahir setelah umat Islam hijrah ke Madinah.

Lebih istimewa Abdullah dibawa bertemu Rasulullah untuk ditahniq dan didoakan Baginda SAW sebelum disusui ibunya.

Cucu dari Abu Bakar as Siddiq ini tumbuh menjadi pemuda yang perkasa dan soleh.

Tentang dunia perang, pada usia 12 tahun Abdullah dibawa ayahnya bergabung Perang Yarmuk.

Kehebatannya di medan tempur ketika bersama mujahid lain menggempur Afrika membebaskan mereka dari kesesatan benar-benar menyorot keperwiraan meskipun ketika itu usianya 17 tahun.

Meskipun masih muda, namun kehebatan sistem tarbiyyah Islamiyyah yang melahirkan beliau pemimpin yang menegakkan Islam.

Dalam perang itu, tentara musuh sebanyak 120.000 orang sedangkan tentara Islam hanyalah 20.000 orang. Ketidakseimbangan ini cukup membuat pasukan Islam menghadapi gelombang musuh yang sangat besar, namun tidak sedikit pun mempengaruhi semangat untuk terus berjuang menegakkan agama.



Melihat kondisi yang cukup genting ketika itu, Abdullah menemukan rahasia kekuatan lawan. Akhirnya ia menemukan jawaban kekuatan tim lawan adalah kehebatan panglima perang mereka, Raja Barbar.

Tanpa menghiraukan kemarahan pasukan musuh, Abdullah berhasil menembus musuh yang berlapis-lapis menuju Raja Barbar dan tanpa basa, sekuat tenaga ia melibas badan Raja Barbar dan akhirnya berhasil mengalahkan musuh.

Sebagai orang muda, Abdullah aktif dalam banyak seri perang melawan Kekaisaran Bizantium dan Sassanid.

Ketika pada zaman Khalifah Usman bin Affan, Abdullah turut menjadi anggota yang membantu tugas menyusun al-Quran.

Bukan hanya hebat di medan perang, Abdullah juga terkenal dengan sifat ketakwaan dan kepatuhannya terhadap Allah.

Pernah sahabat menyaksikan ketika Abdullah shalat, tubuhnya umpama pohon yang tidak bergoyang karena terlalu khusyuk dalam shalat.

Yahya bin Wahab juga bercita bahwa ketika Abdullah sujud, banyak burung kecil hinggap di belakangnya karena menyangka ia dinding yang kokoh.

Pemimpin yang tegas ini wafat pada usia 72 tahun ketika dibunuh oleh Hajjaj bin Yusuf.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.budijagat.com/2015/08/abdullah-berperang-pada-usia-12-tahun.html