Hampir Semua Penduduk Di Kampung Ini Hanya Memiliki 1 Ginjal

Asalasah ~ Tahukah Anda bahwa sebagian besar penduduk di desa Hokse yang terletak di Nepal ini sebenarnya hanya memiliki 1 ginjal saja. Namun itu bukanlah karena kejadian aneh atau faktor keturunan.

Penduduk desa tersebut yang terletak di daerah pegunungan Himalaya ini sebenarnya seperti manusia lainnya dilahirkan sempurna tetapi karena kebanyakan mereka sangat miskin terpkasa menjual ginjal demi menghidupi keluarga.
http://asalasah.blogspot.com/2015/08/hampir-semua-penduduk-di-kampung-ini.html
Tindakan menjual ginjal ini bukan sesuatu yang baru atau luar biasa bagi mereka sehingga desa Horke dijuluki sebagai "Kidney Valley" atau lembah ginjal oleh masyarakat Nepal sendiri.

Seorang pembeli ginjal akan ke desa tersebut dan mempengaruhi mereka yang kebanyakkannya tidak berpendidikan untuk menjual ginjal tersebut dan mengatakan ia akan tumbuh kembali jika mereka jualnya satu.

http://asalasah.blogspot.com/2015/08/hampir-semua-penduduk-di-kampung-ini.html


Pembeli ginjal licik itu juga mengatakan bahwa manusia hanya satu ginjal untuk melanjutkan hidup dan warge desa tersebut percaya dengan mudah.
 
Seorang ibu bernama Geetha antara yang termakan dengan penipuan tersebut dimana dia telah menjual ginjalnya dengan harga 200.000 rupee Nepal yaitu sekitar hanya Rp.26.470.596.

Dia mengklaim terpedaya untuk menjual ginjalnya itu selain karena kesempitan hidup yang membelenggu dia dan kelaurganya. Uang tersebut digunakan untuk membeli tanah dan rumah.

Untuk menjalankan operasi mengambil ginjal tersebut mereka akan dibawa ke sebuah daerah di Utara India untuk menjalani operasi tersebut.

Hokse kini seperti bank ginjal internasional untuk dijual secara ilegal di pasar gelap dengan diperkirakan ada sekitar 7.000 ginjal dijual di India setiap tahun.

Apa yang lebih kejam ada diantara mereka dibunuh dengan sengaja di klinik di mana kedua ginjal mereka diambil dan ada juga kejadian menculik korban semata-mata untuk mengambil ginjal mereka.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.my/2015/08/hampir-semua-penduduk-di-kampung-ini.html