Crane Yang Tumbang DI Makkah Rupanya Buatan Jerman, Bukan China

Asalasah ~ MAKKAH - Berita tragedi berdarah crane raksasa roboh mendadak di Masjidil Haram pada Jumat lalu akibat cuaca buruk tidak hanya menjadi topik panas banyak pengguna media sosial di seluruh Arab Saudi.

Malahan, antara topik yang paling menonjol dalam kalangan netizen lokal ketika banyak mempertanyakan kualitas rendah crane itu sehingga tersebar rumor konon mesin berat tersebut adalah buatan dari Cina.

Cerita spekulasi itu yang menjadi sensasi namun segera ditolak bukan oleh pemerintah China sebaliknya produsen mesin tersebut, Liebherr, sebuah perusahaan perusahaan berat Jerman yang berbasis di Swiss.

"Derek ini memang milik perusahaan kami, dari jenis LR 13000 diproduksi di pabrik Ehingen di Jerman," ujar Kristen Kueppers, juru bicara Liebherr, yang dikutip portal berita lokal Arabnews.com pada 14 September.

Pihak perusahaan Eropa tersebut turut menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tidak terhingga terhadap ratusan jemaah tewas selain korban cedera susulan akibat insiden crane setinggi 246 meter itu yang tumbang minggu lalu.

"Pasti ada banyak sebab crane ini tumbang. Ketika ini, Liebherr masih belum dapat memberikan informasi apapun mengenai penyebab sebenarnya mesin itu dapat tumbang. Kami masih menunggu hasil penyelidikan resmi, "kata Kueppers.

Model LR 13000 adalah crane paling tinggi di dunia dengan berat 3.000 ton dan mampu mengangkat beban hingga 947 ton selain dikatakan tahan uji serta kuat dalam apa saja kondisi cuaca ekstrim sekali pun.

Menurut Arabnews.com, banyak netizen di negara tersebut membuat asumsi bahwa crane berwarna belang merah dan putih itu adalah buatan China, sedangkan jika yang kuning biasanya dikaitkan sebagai buatan Jerman.

Mengomentari tanggapan persepsi tersebut, Kueppers menjelaskan sebenarnya tidak ada pengaruh yang menentukan warna standar tertentu untuk membuktikan crane tersebut sebagai hasil buatan dari negara mana.

Derek besar yang bernilai US $ 26 juta rebah pada Jumat sore menyebabkan 111 orang tewas dan 331 orang terluka termasuk korban dari kalangan calon jemaah haji Indonesia.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://mynewshub.cc