Waze : Trafik Filipina Dan Indonesia Paling Buruk Di Dunia

Asalasah ~ TEL AVIV - Selama ini mungkin banyak anggap mengendarai mobil di Jakarta, Indonesia adalah paling buruk sampai ada wisatawan membuat lelucon sinis, siapapun dapat mengemudi di situ maka dia bisa mengemudi di seluruh dunia.

Namun itu hanyalah persepsi karena penelitian terbaru perusahaan aplikasi manajemen lalu lintas terkenal internasional, Waze berbasis di Israel baru-baru ini menemukan lalu lintas ibu kota Filipina, Manila sebenarnya adalah terburuk.

Bukan itu saja keseluruhan kondisi sistem lalu lintas Filipina itu sendiri adalah terburuk di dunia berdasarkan Indeks Kepuasan Pemandu Global yang diterbitkan Waze melalui situs perusahaan didirikan sejak 2006 itu.

Tinjauan itu menunjukkan secara rata-rata, sopir ambil waktu selama 45 menit untuk bergerak antara dua tempat akibat kemacetan parah lalu lintas di Manila yang dihuni 12 juta penduduk dengan luas 638 kilometer persegi.

Ulasan Waze tersebut melibatkan sekitar 50 juta orang pengguna dari 167 kota di 32 negara. Sopir di Kuala Lumpur misalnya rata-rata membutuhkan waktu 33 menit untuk tiba ke sesuatu tujuan.

Kualitas jalan di Filipina juga antara yang paling rendah. Namun, tingkat keselamatan lalu lintas dan layanan bagi para pengemudi di negara itu terdaftar sebagai antara terbaik di dunia dengan meraih hampir 10 nilai penuh.

Jakarta sebaliknya hanya menduduki tempat ke-11 untuk situasi lalu lintas terburuk di dunia yaitu terdaftar setelah Manila, Bandung, Guatemala City, Yogyakarta, Caracas, Bogor, Bogota, Medellin, Denpasar dan Cali.

Itu cerita negara orang. Bagaimana pula dengan Malaysia sendiri? Indeks keluaran Waze itu menunjukkan ibu kota, Kuala Lumpur tidak termasuk apakah dalam daftar teratas 15 terbaik atau pun yang terburuk.

Anehnya beberapa kota di Malaysia muncul dalam daftar 'Top 15' itu antaranya Kota Bharu, Kelantan untuk ke-12 terburuk dari segi indeks kepuasan pengemudi dan ke-5 terburuk dari segi indeks keselamatan pengemudi.

Tidak ketinggalan indeks layanan pengemudi terburuk dengan Batu Pahat, Johor tempat ke-2; Larut Matang, Perak (ke-7); Kota Bharu (ke-9); Kuala Terengganu (ke-11); Kuching, Sarawak (ke-14) dan Kota Melaka (ke-15).

Namun ada juga berita gembira yaitu dari segi indeks kualitas jalan raya yang menyaksikan antara tempat terbaik di dunia adalah Larut Matang pada posisi ke-5 selain Kuching (ke-8) dan Kota Kinabalu, Sabah (ke-15).

Jika indeks ikut negara, Malaysia terdaftar sebagai ke-14 terburuk dari segi kepuasan pengemudi dibandingkan tetangga kita, Indonesia (ke-7 terburuk) dan Filipina (ke-9 terburuk). Pemenang indeks ini adalah El Salvador.

Sementara dari segi indeks keselamatan jalan raya, Malaysia berada di tangga ke-8 terburuk, indeks layanan sopir (ke-4 terburuk), indeks kualitas jalan (ke-9 terbaik) dan indeks sosio ekonomi (ke-14 terbaik).

Secara keseluruhan, penelitian Waze itu menemukan mengemudi di Belanda adalah pengalaman paling baik dan El Salvador pula yang paling buruk. Malaysia berada hanya pada posisi daftar sederhana. - Mynewshub.cc/HAA

* Untuk daftar lengkap Indeks Kepuasan Pemandu Global Waze, silakan klik di sini apakah menurut negara dan juga kota.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://mynewshub.cc/2015/10/03/trafik-filipina-dan-indonesia-paling-teruk-di-dunia-waze/