Bisnis Sewa Kambing Untuk Pangkas Rumput Halaman

Asalasah ~ Sebuah bisnis unik yaitu penyewaan kambing bertujuan untuk membersihkan  rumput liar tumbuh pesat di negara New South Wales (NSW), lapor media Australia baru-baru ini.

Sebagian besar pelanggan layanan ini adalah kelompok petani dan pihak kotamadya lokal bahkan bisnis yang berasal dari daerah pedalaman tersebut kini sudah mulai meluas pula ke kota-kota.

Elizabeth Larsen yang sudah menjalankan bisnis diberi nama Herds for Hire (ternak untuk disewakan) sejak empat tahun lalu dimulai di Bega Valley, terletak sekitar 330 kilometer dari ibu kota NSW, Sydney.
http://www.asalasah.com/2015/11/bisnis-sewa-kambing-untuk-pangkas.html


"Pada saat ini kami berada di area peternakan Pambula Wetlands, dan kami sudah memiliki sejumlah 30 ekor kambing yang bertugas penuh waktu membersihkan ladang blackberry dan semak lainnya," kata dia.

Saat mereka melihat daun blackberry, kambing-kambing itu akan segera berlari mengejar pohon kecil ini. Mereka sebenarnya bekerja bersama-sama. Jika ada semak yang besar, kambing ini akan berbaris berbaris.

Mereka kemudian akan membantu sama sama lain dengan menarik ranting semak belukar yang penuh pohon blackberry itu turun ke bawah sehingga kambing yang lain mudah mendapatkan segala daunnya.

"Mengagumkan lihat mereka bekerja mampu bertugas dedikasi dengan bersama-sama untuk mendapatkan daun blackberry. Mereka juga sanggup memakan dahan tanaman itu, yang sebenarnya banyak berduri, "katanya.

Kambing-kambing profesional ini sering digunakan oleh para petani dan pihak kotamadya lokal untuk tugas membersihkan semak-samun yang cukup susah dijangkau oleh kodrat energi usaha manusia sendiri.

Kambing-kambing diusahakan itu bahkan memiliki kemampuan unik. Mereka dapat menaiki tebing yang curam, atau masuk ke lembah yang dalam, dan tugas mereka cukup mudah yaitu hanya memakan semak-semak.

Pada umumnya, dibandingkan dengan jenis hewan ternak lain, kambing sebetulnya diidentifikasi sejak sekian lama lagi sebagai binatang jinak yang susah diurus oleh setiap gembala berpengalaman.

"Semua orang tahu bahwa kambing memang hewan yang susah dikendalikan sehingga kami sendiri harus mencari solusi alternatif untuk menangani masalah ini," kata Larsen lagi secara jujur.

"Kami kemudian membeli pagar khusus diimpor dari Amerika Serikat. Pagar seluas 50 meter persegi ini dapat dipindahkan dengan cepat sehingga kami mudah memasang di berbagai lokasi yang kami inginkan. " 


Pagar tersebut dialiri arus listrik bertenaga rendah karena kambing adalah binatang yang cerdas. Namun setelah satu atau dua kali merangsang, mereka setelah itu akan mengerti dan segera menghindari pagar tersebut.

Meskipun sudah mendapatkan tawaran dari seluruh pemerintah daerah di daerah itu, Larsen menyatakan bahwa bisnis mereka semakin berkembang sehingga melampaui ke daerah pinggiran Sydney dan Wollongong.

"Apa yang ingin kami lakukan adalah mengembangkan layanan ini termasuk memiliki jumlah ternak yang lebih banyak lagi. Kami sejauh ini sudah mendapat banyak tawaran kerja, "jelas Larsen.

Masalahnya, mereka tidak dapat membawa kambing lebih 3,5 jam dari kantor perusahaan. Justru, operasi mereka harus dalam jarak tersebut tetapi sudah mendapatkan pihak yang berpotensi menjadi pelanggan dekat Sydney.

Larsen namun enggan mengeluh malah menyatakan, dia cukup senang untuk melatih kambing-kambing tersebut dan siap melakukan perjalanan bersama mereka setiap hari ke setiap tujuan.

"Sekarang saya memiliki mereka. Apabila ada pekerjaan, kami bisa membawa mereka pindah satu kilometer, dan kambing ini dengan sukarela patuh akur mengikuti perintah, "kata Larsen.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://mynewshub.cc/2015/10/23/bisnes-sewa-kambing-khas-potong-rumput-semak/#gs.F7WjPi8