Nelayan China Temukan Cicak Purba, Suaranya Menyerupai Bayi Menangis

Asalasah ~ BEIJING: Seorang nelayan di barat daya Cina telah berhasil menangkap seekor hewan purba yang menyerupai kadal Salamander di mana hewan ini merupakan amfibi tertua di dunia.

Cicak ini dikategorikan demikian karena dikatakan tidak mengalami perubahan fisik sejak sekitar 170 juta tahun lalu.
http://www.asalasah.com/2015/12/nelayan-china-temukan-cicak-purba.html

Mengutip laporan Mirror Onlina, nelayan tersebut yang dikenal dengan nama Wang Tong telah menemukan cicak raksasa tersebut yang berukuran 122 sentimeter panjang itu ketika dia secara tidak sengaja telah menginjak tubuh hewan aneh tersebut ketika sedang berjalan di dalam gua batu kapur di daerah Chingqing.

"Ini merupakan hewan paling tua di dunia dan hewan berusia 200 tahun itu ditemukan di dalam gua setelah saya menginjak sesuatu yang lembut dan berlendir.

"Hewan ini merupakan spesies paling tua di dunia. Ketika ia dilahirkan Raja George IV sedang menaiki takhta dan Inggris sedang terlibat dalam perang Waterloo, "katanya.


Setelah menangkap hawian kuno tersebut dia telah menghubungi pakar satwa liar Cina liar yang mengambil hewan amfibi itu untuk dipindahkan ke habitat alamnya setelah merasa sakit.

Apa yang menarik, hewan purba yang diber nama Wa Wa Yu yang berarti ikan bayi itu mengeluarkan suara seperti tangisan seorang bayi yang baru lahir.

Hewan tersebut kini telah disenarikan dalam spesies hewan paling terancam dalam Daftar Merah oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (ICUN) dan dilindungi di Cina.

Ini dikatakan mampun untuk tumbuh hingga 1,8 meter panjang dan berat melebihi 50 kilogram.

Meskipun ditempatkan sebagai spesies terancam, kadal salamander masih menjadi buruan orang kaya di China akibat kepercayaan bahwa daging hewan itu dapat mengatasi ketuaan

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.my/2015/12/nelayan-china-jumpa-cicak-purba-yang.html