Peneliti : Kualitas Sperma Pria Malaysia Semakin Merosot

Asalasah ~ Jangan terkejut jika dikatakan kualitas air mani pria di Malaysia yang berusia 20 sampai 30 tahun menyusut hingga 43 persen.

http://www.asalasah.com/2015/12/peneliti-kualitas-sperma-pria-malaysia.html
"Hasil penelitian itu menjadi keputusan penting kepada peneliti membuat rumusan bahwa Malaysia kini harus meningkatkan perawatan kesuburan di kalangan rakyatnya," kata direktur medis Pusat Fertiliti Kuala Lumpur, Datuk Dr Prashant Nadkarni tentang penelitian yang dijalan Pusat Medis Universitas Kebangsaan Malaysia, baru-baru ini.
Hal itu juga disepakati seorang lagi ahli, Dr Agilan Arjunan, dengan mengutip pengalamannya menunjukkan pria penyebab masalah kesuburan bagi 40 sampai 50 persen pasangan yang meminta layanan nasihatnya.
Antara faktor yang berkontribusi terhadap masalah ini juga adalah gaya hidup tidak sehat dan makanan yang mengandung bahan kimia.
"Sebagai contoh, pria Malaysia masa kini terlihat lebih gemar mengkonsumsi makanan yang diproses, dicampur banyak rasa dan pewarna.
"Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kualitas sperma pria terganggu dan seterusnya membuat sperma tidak berkualitas," katanya.
Pakar sakit tuan Dr Ismail Tambi pula berpendapat penurunan kualitas sperma juga disebabkan tekanan kerja dan gangguan harian.
"Tekanan eksternal kepada kaum pria dapat menyebabkan kualitas sperma diproduksi pabrik sperma tidak cukup sifat atau cacat seperti sperma tidak ekor dan gagal berenang ke telur.
"Lima dari 10 pria Malaysia saat ini juga terdeteksi ada waktu untuk menjalin hubungan kelamin dengan pasangan," ujarnya.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.my/2015/12/kajian-menunjukkan-kualiti-sperma.html