Arab Saudi Larang Kaum Wanita Melamar Jadi Pramugari Saudi

Asalasah ~ JEDDAH - Di balik kejelitaan banyak pramugari Saudi Arabian Airlines atau Saudia, tidak banyak tahu bahwa perusahaan penerbangan negara itu tidak pernah menawarkan pekerjaan tersebut kepada wanita Arab Saudi sendiri.
 

baca :  Radiah, Pramugari Cantik Saudi Arabian Airlines Asal Malaysia (FOTO)

Hal yang cukup mengejutkan tersebut diungkapkan oleh asisten manajer besar PR dan juga juru bicara perusahaan udara nasional tersebut, Abdulrahman Al-Fahad kepada portal berita lokal, Arab News.

Namun dia tidak menjelaskan alasan rasional Saudia melakukannya waima mereka pada saat sama dapat pula mempekerjakan mempertimbangkan banyak wanita warga asing untuk mengisi posisi sebagai pramugari sejak sekian lama.
http://www.asalasah.com/2016/01/arab-saudi-larang-kaum-wanita-melamar.html

baca juga : Pramugari Cantik Dari Berbagai Maskapai Dunia

Menurut dia, wanita lokal cuma bisa di bagian layanan pelanggan atau pemesanan tiket perusahaan di Arab Saudi dan semua bandara domestik, serta bekerja di kantor yang khusus untuk staf wanita saja.

Arab News melaporkan, Abdulrahman bagaimanapun tidak pula mengungkapkan apakah Saudia akan memberi izin kepada wanita Saudi untuk bekerja sebagai pramugari atau di konter check-in di saat awal.

Dia menambahkan, pihaknya menyambut sejumlah pertanyaan tentang perekrutan wanita Arab Saudi untuk departemen penjualan atau komersial perusahaan, serta sektor keuangan atau teknologi informasi.

Namun, Abdulrahman menarik perhatian, wanita Arab Saudi sudah membuktikan prestasi dan dedikasi mereka dalam berbagai bidang karir lain, serta menunjukkan kinerja pekerjaan yang cukup berkualitas.

 

Situs Saudia baru-baru ini mengiklankan tentang berbagai lowongan di salah satu jabatannya namun untuk karier pramugari, hal itu hanya terbuka kepada wanita yang bukan warga negara Arab Saudi.

Perusahaan milik pemerintah Arab Saudi itu yang berbasis di Bandara Internasional King Abdulaziz di sini didirikan pada 1945 lalu dan kini memiliki sejumlah 163 pesawat serta terbang ke 126 destinasi seluruh dunia.

Bahkan ia juga adalah operator penerbangan kelas patuh syariah sepenuhnya yang pertama di dunia sebelum disusul Iran Air (1961), Royal Brunei Airlines (1975) dan paling baru yaitu Rayani Air dari Malaysia (2015).

Saudia merupakan perusahaan penerbangan ketiga terbesar di wilayah Asia Barat dari segi pendapatan bersih setelah tetangganya yaitu Emirates dari Uni Emirat Arab dan Qatar Airways dari Qatar.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.mynewshub.cc/2016/01/07/saudi-larang-wanita-saudi-mohon-jawatan-pramugari-saudi/