Cara Mencegah Karang gigi dan Menghilangkannya jika sudah terlanjur

Asalasah ~ Mau tanya bagaimana caranya Cara Mencegah Karang gigi ? soalnya di gigi ini ada sedikit karang dan saya gak ingin menjadi tambah banyak.

Berikut jawaban Cara Mencegah Karang gigi:

 http://3.bp.blogspot.com/-1QQjH2QA2Pw/VH2kabRSNxI/AAAAAAAAAFc/bCZqo-cvDoo/s1600/karang%2Bgigi.jpg
Karang gigi adalah masalah gigi yang cukup menggangu penampilan. Selain masalah penampilan, karang gigi dapat menyebabkan masalah radang di gusi. Untung mengobati karang gigi sepenuhnya, Anda dapat pergi ke dokter gigi untuk dilakukan pengikisan karang. Yang paling penting adalah bagaimana cara mencegah karang gigi ini muncul di kemudian hari:

Cara Mencegah Karang gigi 

  1. sikat gigi secara teratur: sebaiknya Anda menyikat gigi selama 2 kali sehari selama paling tidak 2 menit. Gunakan sikat gigi dengan ujung yang lembut untuk mencegah melukai gusi. Menyikat gigi dua kali sehari selama minimal dua menit dianggap mampu mencegah tumbuhnya karang gigi. Gunakan sikat gigi yang lembut dan mampu menjangkau bagian belakang gigi geraham.
  2. menggunakan gosok gigi elektronik dapat membantu untuk membersihkan gigi dari karang gigi
  3. gunakan pasta gigi yang berfluoride untuk membersihkan gigi, Pasta gigi yang mengandung flouride dianggap mampu mencegah plak berkembang menjadi karang gigi. Pasta gigi jenis ini juga lebih efektif dalam memperbaiki enamel yang rusak. Akan lebih baik jika pasta gigi yang digunakan juga mengandung triclosan yang mampu memerangi bakteri yang berdiam di plak gigi.
  4. flossing dapat membantu mencegah plag muncul, Membersihkan gigi dengan benang atau flossing adalah solusi paling jitu untuk membersihkan plak gigi yang ada di sela-sela gigi sehingga mengurangi kemungkinan terbentuknya karang gigi. Lakukan hal ini meski sudah menyikat gigi rutin sebagaimana disyaratkan di atas.
  5. gunakan alat kumur antiseptik untuk membersihkan gigi dan membantu membunuh kuman
  6. kurangi konsumsi makanan yang terlalu manis karena menjadi makanan bagi bakteri. Bakteri yang ada di mulut sangat erat kaitannya dengan jenis makanan yang dikonsumsi. Mereka berkembang dengan baik saat makanan manis dan bertepung dikonsumsi. Bakteri akan mengeluarkan zat asam berbahaya jika bertemu dengan kedua jenis makanan di atas. Cara terbaik mengurangi kemungkinan terbentuknya karang gigi adalah dengan membatasi jenis-jenis makanan tersebut.
  7. Hindari merokok : Kebiasaan merokok meningkatkan risiko pembentukan karang gigi pada para pengisapnya.
  1.  
Sebaiknya Anda mengunjungi dokter gigi paling tidak 6 bulan sekali untuk melakukan prosedur pembersihkan karang gigi. Dokter gigi juga akan membantu mendiagnosis penyakit gigi/mulut secara lebih cepat.

Apa Saja Efek Karang Gigi?

Plak gigi akan terbentuk ketika bakteri dalam mulut bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan. Jika plak gigi ini tidak dibersihkan secara teratur, maka karang gigi akan otomatis terbentuk.

Karang gigi sendiri merupakan plak gigi yang mengeras dan tumbuh sedikit demi sedikit. Iritasi dan peradangan akan kian mudah menimpa seseorang jika hal ini dibiarkan. Karang gigi yang terbentuk, bahkan sedikit sekalipun, hanya dokter gigi yang mampu menghilangkannya.
http://1.bp.blogspot.com/-LWwfDjkWESE/VnLx5rloDTI/AAAAAAAABBQ/TkvYHBHnzmA/s1600/Cara-Menghilangkan-Karang-Gigi-Secara-Alami.jpg

Beragam Efek Karang Gigi

Adanya karang gigi membuat proses menyikat gigi dan flossing menjadi tidak efektif lagi. Gangguan pada gigi ini akan memudahkan proses pemecahan enamel gigi yang diakibatkan oleh asam yang dikeluarkan oleh bakteri mulut. Hal ini akan kian memudahkan munculnya gigi berlubang atau kerusakan gigi.

Karang gigi memiliki efek serius pada kesehatan mulut dan tubuh secara keseluruhan terutama jika tumbuh di atas garis gusi. Sebab ini merupakan tempat yang tepat bagi bakteri untuk bersarang, kemudian menyusup ke dalam gusi sehingga membuatnya rusak dan mengalami iritasi.

Salah satu efek paling ringan dari karang gigi adalah gingivitis alias radang gusi. Setelah gingivitis terjadi, sementara karang gigi tetap ada, maka gusi tinggal menunggu waktu untuk terkena penyakit periodontitis. Penyakit ini berbentuk kantong nanah yang timbul di antara gusi dan gigi.

Efek berbahaya lainnya adalah risiko penyakit jantung dan stroke yang sepertinya berhubungan dengan kesehatan gusi. Diduga, bakteri dan mikroorganisme yang terdapat dalam plak gigi bisa masuk ke dalam jaringan darah. Kondisi tersebut bisa membuat arteri mengalami penyumbatan. Jika aliran darah tersumbat, maka risiko mendapat penyakit jantung dan stroke diduga bisa lebih tinggi.

Ketika sistem pertahanan tubuh melakukan reaksi perlawanan terhadap bakteri yang ada di dalam kantong nanah maka secara bersamaan bakteri juga akan melepaskan zat pertahanan diri. Akibatnya, tulang gigi dan jaringan lain yang ada di sekitarnya bisa mengalami kerusakan. Jika terus berlanjut, maka bersiaplah kehilangan gigi, sekaligus menipisnya kekuatan tulang di mana gigi tertanam.

Satu penelitian menunjukkan bahwa risiko penderita kanker meninggal lebih cepat terkait dengan tingginya kadar plak di gigi. Walau hal ini belum terbukti sepenuhnya dan masih perlu dipelajari secara lebih menyeluruh, menjaga kesehatan mulut sebaiknya tidak dianggap sepele.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.alodokter.com