Ilmuwan Temukan 'Achilles' Titik Mati Sebagai Penawar Kanker

Asalasah ~ Sekelompok ilmuwan di University College London diyakini telah sukses mengungkap cara untuk mendorong sistem kekebalan tubuh untuk membunuh penyakit kanker, lapor stasiun lokal BBC.

Peneliti terlibat telah mengembangkan cara untuk menemukan penanda unik dalam tumor yang lazim dalam ilmu kedokteran disebut sebagai "Achilles heel" yaitu titik mati sasaran membasmi penyakit itu.

http://www.asalasah.com/2016/03/ilmuwan-temukan-achilles-titik-mati.html

"Achilles heel" awalnya merujuk kisah mitos Yunani kuno ketika dewa Achilles diprediksi nujum bakal mati ketika bayi menyebabkan ibunya, Thetis merawatnya anaknya itu di sungai Styx yang diduga memiliki kekuatan sakti.

Ketika mandi, sebelah kaki Achilles tidak direndam Thetis dalam air ajaib tersebut karena tidak disadarinya sendiri mengakibatkan hanya bagian tumit dewa itu saja yang tidak memiliki daya kehebatan luar biasa.

Ketika dewasa, dewa Yunani itu dikatakan berhasil menang dalam banyak pertempuran sampai ada seorang musuh berhasil memanah panah beracun tepat ke bagian tumit tersebut menyebabkan Achilles rebah mati.

Metode pengobatan secara pribadi ala "Achilles heel" itu dilaporkan melalui jurnal penelitian terkenal Science, namun dikatakan agak mahal dari segi biaya dan belum pun lagi diuji kaji pada setiap pasien kanker.

Ahli yang melakukan penelitian didanai Cancer Research UK itu bagaimanapun percaya penemuan baru tersebut mungkin akan menciptakan pengobatan terbaru pada tulang belakang pasien yang akan diuji dalam waktu dua tahun lagi.

Mereka percaya dengan menganalisis DNA, peneliti mampu memajukan pengobatan tersebut karena selama ini ilmuwan berhasil mengembangkan sistem pertahanan tubuh untuk membunuh tumor tetapi sasarannya itu salah.

Masalah kanker sejak terakhir adalah ia kini diproduksi bukan dari sel-sel identik, sebaliknya sudah banyak bermutasi sehingga membingungkan genetik asal dan tumor dapat muncul pada situasi yang berbeda.

Dr. Marco Gerlinger dari Institute of Cancer Research mengatakan: "Ini adalah satu langkah penting dan menyebabkan kita berpikir tentang keragaman jenis sebagai satu masalah yang memungkinkan sesuatu kanker baru muncul."

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.mynewshub.cc/2016/03/06/saintis-temui-achilles-titik-mati-kanser-sebagai-penawar/