5 Ilmuwan Kelewat Cerdas Sampai Dianggap Orang Gila

Asalasah ~ Baru saja kita membahas Cara Agar Terlihat Pintar di Depan Orang, Nah kali ini malah sebaliknya, mereka terlalu cerdas, cerdasnya over dosis, sehingga warga sekitar menganggap mereka ini orang gila. Jadi hati-hati juga ya..Orang cerdas memang sedikit berbeda dengan orang lain. Perbedaan tersebut bisa kita ketahui dari cara mereka berpikir. Orang cerdas cenderung berpikir jauh melebihi pemikiran orang normal. Ironisnya karena perbedaan tersebut, tak jarang dari mereka yang justru dianggap gila.

Seperti yang dialami beberapa orang cerdas berikut ini. Meski dianggap gila oleh masyarakat, tetapi mereka mampu membuktikan bahwa pemikirannya masih normal dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

1. Nikola Tesla

http://www.asalasah.com/2016/05/5-ilmuwan-kelewat-cerdas-sampai.html
Nikola Tesla lahir di Kroasia, 10 Juli 1856. Ia adalah seorang penemu, fisikawan, teknisi mekanika dan teknisi listrik. Tesla juga menjadi salah satu ilmuwan paling berpengaruh di jagat raya, berkat temuannya yang sangat bermanfaat.

Sayangnya sebelum hal tersebut terjadi, Tesla pernah dianggap gila oleh orang lain. Kala itu ide-idenya memang seperti mustahil untuk diwujudkan. Namun Tesla tak pernah menyerah. Ia terus berusaha mewujudkan ide ‘gilanya’ tersebut sampai akhirnya berhasil menjadi perintis elektromekanik, tanpa kabel dan daya listrik.

2. Archimedes
Jika kamu pernah belajar Ilmu Pengetahuan Alam semasa sekolah, pasti tidak asing lagi dengan Archimedes atau setidaknya bunyi hukumnya. Namun tahukah kamu, sebelum menemukan hukum yang masih dipakai hingga sekarang, Archimedes juga pernah dianggap gila oleh orang-orang disekitarnya.

Sampai pada suatu hari ketika ia mandi, Archimedes baru menyadari bahwa air yang semula tidak penuh bisa tumpah ketika dirinya berada di dalamnya. Peristiwa sederhana inilah yang mengilhami Archimedes untuk kemudian membuatnya terkenal sebagai ilmuwan.

3. Ilya Ivanovich Ivanov
Pada era 1920-an, pemimpin Uni Soviet kala itu, Joseph Stalin memerintah Ilya Ivanovich membuat budak manusia kera untuk melayani orang-orang Uni Soviet. Ilya kemudian bereksperimen mencampurkan sperma manusia dengan kera, tetapi gagal.

Selanjutnya ia bereksperimen dengan membalikkan situasi. Kali ini Ilya mencari sukarelawan untuk disuntikkan sperma kera. Entah berhasil atau tidak, yang pasti tindakan Ilya Ivanovich Ivanov ini memang benar-benar gila.

4. Henry Cavendish
Berbeda dengan kebanyakan ilmuwan yang suka bersosialisasi untuk memamerkan temuannya, Henry Cavendish justru lebih sering menghabiskan waktunya sendirian. Ia menderita phobia di tempat yang ramai. Henry lebih suka menyendiri sembari mencoba menemukan sesuatu yang baru.

Karena phobianya tersebut, Henry dianggap gila karena enggan bersosialisasi bahkan dengan tetangganya sendiri. Saking sendiri, bahkan temuannya pun baru terpublikasikan 100 tahun setelah kematiannya.

5. Robert Chesebrough
Pria ini berhasil menemukan Vaseline Petroleum Jelly. Sebuah temuan yang kelak dijadikan bahan utama untuk pembuatan produk kecantikan ‘hand & body’.  Robert sendiri kemudian mematenkan temuannya tersebut pada tahun 1872.

Namun yang membuat kimiawan yang satu ini dianggap gila adalah karena cara penggunaan temuannya sendiri. Ketika pertama kali ditemukan, Vaseline Petroleum Jelly justru dimakan langsung oleh Robert.

Terkadang menjadi orang yang cerdas itu tidak semudah yang dipikirkan. Para ilmuwan di atas sudah membuktikannya. Meski dianggap gila sekalipun, tetapi pada kenyataannya temuan mereka justru sangat bermanfaat untuk digunakan masyarakat.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.bacatulisan.com/2016/04/terlalu-pintar-5-orang-ini-pernah-dianggap-gila.html