Persiapan dan Strategi Berantam

http://4.bp.blogspot.com/_Q73PBoV9BCU/STAVDrIjsMI/AAAAAAAAAYQ/MH-9-C4FzwE/s400/Ko3.jpg
Asalasah ~ 1. yg harus dilakukan adalah mengatur nafas, kosongkan pikiran (jangan berpikir tentang lawan, penonton, ato urusan lain, fokuskan konsentrasi ke satu titik)

2. tidak usah berfikir postur tubuh lawan kita jauh lebih besar, wajahnya lebih garang, dia anak jendral, dsb karena fikiran itu cuma menambah hancur mental yg sudah kebentuk, toh mereka juga makan nasi, kalo di tembak ya juga mati

3. jangan berfikir setiap perkelahian akan berjalan fair atau adil, kita tidak akan mengerti tabiat lawan & apa yang mereka selipkan dibalik bajunya atau dia akan bertarung tanpa bantuan teman. Bukan berarti kita juga boleh curang seperti mereka dengan membawa senjata api ato senjata tajam, LAKI BERKELAHI TANGAN KOSONG, LAKI BERKELAHI SECARA JANTAN! 1 v 1 !

4. NO TIME FOR STRETCHING! jadi persiapkan fisik apa adanya dengan melakukan pemanasan apa adanya pula

5. jika kejadiannya terjadi tanpa ada jeda, atau ente gak dikasih kesempatan untuk bicara sedikitpun, coba untuk atur nafas seperti di No. #1 tadi & langsung ikuti permainannya

6. jangan sok jadi jagoan, mentang2 banyak cewek yg nonton, langsung pasang aksi, keluarin jurus2 bruce lee...GAK PERLU! ini perkelahian jalanan man! bukan di tv, kalo memang punya ilmu beladiri & fasih gunainnya sih silahkan, tapi kalo berantem aja belum pernah mending gak usah banyak gaya dulu, cukup sikap sempurna

7. jangan takut untuk melarikan diri, maksudnya disini adalah kalo kondisi tidak memungkinkan, tidak ada jeda untuk menyerang balik, & nyawa sedikit terancam, coba untuk melarikan diri ke tempat yg lebih memungkinkan, tidak usah dengarkan kata orang, pikir keselamatan nyawa lebih dulu!

8. jangan berfikir untuk menyerang arah kepala & perut biar lawan lumpuh dengan sekejap, memang kalau serangan kita telak mengenai sasaran, lawan akan lumpuh seketika, tapi wilayah ini paling sulit dijangkau, coba untuk menyerang titik lemah dulu ( titik lemah: leher/jakun, kemaluan, lutut & tulang kering)

9. semakin lawan terlihat emosi, bukan berarti ia semakin kuat, justru pada saat kita sukses membuat lawan semakin emosi, lawan akan sulit mengkontrol akal sehatnya, dari situ kita bisa lebih leluasa melakukan serangan

10. jaga jarak lawan, jangan sampai posisi kita terlalu dekat dengan lawan, hal ini bisa berbahaya karena lawan bisa saja bertindak jauh dari pikiran kita sebelumnya

11. jangan menyerang sebelum diserang, hal ini juga sangat penting, supaya kalo kasusnya dibawa kepihak yg berwajib, kita bisa dianggap "diserang"

12. jangan terlalu sering menggunakan teknik ground fighting (atau terlalu lama), ini bisa merugikan kita jika terlalu lama ground fighting dengan lawan karena kita tidak pernah tau siapa saja yang mungkin membantu lawan untuk menyerang kita di kondisi seperti itu. Sah2 saja jika ground fighting dilakukan secara cepat & langsung melumpuhkan lawan (lawan langsung mengalami dislokasi tulang, kehabisan nafas, dsb)

13. untuk yang belum berpengalaman berantem, jangan terlalu lama berantem ya, kalo fisik sudah gak kuat lagi, jangan dipaksakan, berusaha lari ketempat aman, contoh: ke ruang guru, kantor polisi, pos satpam, ato ke ke pos hansip

14. ini yg lebih penting, ada baiknya sebelum perkelahian terjadi, keduabelah pihak merundingkan permasalahan dengan kepala dingin supaya perkelahian tidak terjadi

15. kalo udah selesai berantemnya, menang gak menang jangan lupa gabung di grup beladiri supaya punya bekal kalo berantem lagi

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://berantamstudycenter.blogspot.co.id/2014/02/cara-berantam.html