Cara Memperkuat Pukulan dan Tendangan Secara Mandiri

Asalasah ~ Perlu bagi kita sebagai pemula untuk belajar Cara Memperkuat Pukulan dan Tendangan Secara Mandiri. Beladiri merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat saat ini mengingat semakin maraknya aksi kejahatan atau kriminalitas yang terjadi di sekitar kita. Tak heran jika sekarang banyak masyarakat beramai-ramai mengikuti latihan beladiri mulai dari pencak silat, karate, taekwondo, jiujitsu, muangthai, dan lain-lain. tujuan merekapun beraneka ragam, mulai dari untuk melindungi diri dan keluarga ataupun hanya sekedar untuk gaya-gayaan.
http://4.bp.blogspot.com/-9XxI-sS56n8/TvwQLNc9kKI/AAAAAAAADBo/AKPU7UFDclk/s1600/bruce-lee-kick.jpg

Dalam latihan beladiri, teknik dasar yang harus dikuasai adalah pukulan dan tendangan. Pukulan yang keras akan memberikan efek yang besar pada sasaran. Namun yang menjadi kendala adalah banyak petarung yang tidak mempedulikan power dari serangan. Mereka hanya fokus pada kecepatan. Padahal dalam pertarungan nyata (jalanan) power atau kekuatan dari serangan sangat diperlukan agar musuh terkapar hanya dengan satu atau dua serangan.

Di sini saya akan membagikan cara untuk melatih kekuatan pukulan dan tendangan secara mandiri atau tanpa partner. Namun jika mempunyai partner saya sarankan untuk latihan bersama, karena selain bisa saling bantu juga bisa lebih bersemangat dalam berlatih.

1. melatih kekuatan pukulan

Seperti yang kita ketahui, pukulan yang kuat akan memberikan rasa sakit yang besar pada lawan. Bahkan tak jarang bisa sampai menyebabkan pingsan. Cara untuk melatih kekuatan pukulan antara lain:

a. melakukan push up rutin setiap hari minimal 50 kali. Bagi yang belum terbiasa bisa mengawalinya dengan 20 kali push up kemudian ditingkatkan hitunggannya tiap hari. Memang bagi yang baru pertama melakukannya akan terasa sakit di bagian pangkal lengan (dekat pundak). Tapi setelah terbiasa rasa sakit itu akan hilang dengan sendirinya meskipun setiap hari kita melakukan push up.
Teknik push up juga bisa di variasi, bisa dengan tangan mengepal atau posisi nyakar. Setelah terbiasa bisa dilanjutkan dengan push up menggunakan satu tangan saja.

b. melatih pukulan dengan memberikan beban pada tangan. Beban dapat menggunakan pemberat yang biasanya dijual di toko olahraga. Atau jika tidak ingin mengeluarkan uang bisa membuat barbel sendiri menggunakan kaleng bekas susu. Latihan ini juga harus dilakukan secara rutin setiap hari. Hasil latihan akan terasa saat beban kita lepaskan, pukulan akan terasa ringan dan cepat.

c. melatih pukulan langsung pada sasaran. Karena latihan dilakukan secara mandiri, sasaran yang digunakan dapat berupa sandsak. Sandsak juga banyak dijual di toko olahraga. Atau kalau tidak ingin mengeluarkan uang anda bisa membuatnya sendiri menggukan gabah atau pasir. Pukullah sandsak dengan keras untuk melatih kekuatan pukulan anda.

2. melatih kekuatan tendangan

Seperti halnya pukulan, tendangan juga harus dilatih agar memiliki power yang besar. Sehingga jika tendangan mengenai lawan, maka akan langsung terkapar. Teknik untuk melatih tendangan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan teknik melatih pukulan. Berikut merupakan cara untuk melatih tendangan secara mendiri:
a. melakukan latihan fisik seperti squat jump, lari, dan latihan kuda-kuda. Latihan semacam itu dapat memperkuat otot-otot kaki dan secara otomatis tendangan kita akan memiliki power yang besar. Namun yang perlu diingat jangan terlalu berlebihan melakukan squat jump karena efeknya dapat menyebabkan penyakit hernia.

b. melatih tendangan dengan menggunakan beban. Hal ini sama seperti saat kita berlatih pukulan. Hasilnya akan terasa ketika beban sudah dilepaskan dari kaki. Tendangan akan menjadi cepat dan keras.

c. melatih tendangan langsung pada sasaran. Tendangan dilakukan dengan power full untuk mengetahui seberapa kuat tendangan kita. Semakin sering kita latihan, maka kekuatan tendangan kita juga akan semakin besar.

Satu hal yang perlu diingat, sebelum kita melakukan latihan seperti di atas, kita harus melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi cedera saat kita melakukan latihan, misalnya otot tertarik, terkilir, dan sebagainya.

Sekian artikel kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca. Jangan lupa di share ya kawan.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://fisika-online1.blogspot.co.id/2015/07/cara-melatih-kekuatan-pukulan-dan.html