Semakin Banyak Harta, Pria Cenderung Semakin Tak Tertarik Kepada Istri

Asalasah ~ Kali ini masih akan membahas tentang uang dan uang yang memang tidak ada habisnya untuk dibahas. Seperti yang kita ketahui uang yang katanya bisa digunakan untuk membeli kebahagiaan nampaknya masih menjadi suatu teori yang bersifat argumentative atau masih menjadi perdebatan, karena memang belum ada pembuktian mutlak yang bisa membantah atau membenarkan teori itu.

https://1.bp.blogspot.com/--44aQ9eo55M/VzHglt4LOHI/AAAAAAAACV0/64HLTbLZBQAmZwIvbm2xlAwVesXyDtB-gCLcB/s1600/cowok%2Bkaya.jpg

Hal ini masih menitik beratkan pada suatu tindakan dimana jika kita tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi dengan uang yang kamu miliki tersebut bisa membeli hal pengganti lainnya yang setidaknya bisa membuat orang tersenyum. Bahkan pernah ada sebuah meme yang mengatakan demikian yang Asalasah temukan di jejaring sosial facebook, saat kita ditolak oleh cewek yang kita sukai, kita memang tidak bisa membeli cinta cewek tersebut, namun setidaknya menangis di dalam mobil BMW lebih enak daripada menangis di atas sepeda.

Untuk membuktikan hal tersebut ada sebuah penelitian yang masih memiliki sangkut paut dengan uang seperti yang disebutkan di atas tadi. Sebuah penelitian yang di lakakukan di China tersebu membahas mengenai sebuah pemasalahan antara uang dan wanita yang semakin lama semakin tidak bisa langgeng seiring perjalanan waktu. Hal ini dapat dibuktikan dari sebuah riset yang mendapatkan hasil bahwa semakin kaya seorang pria, maka rasa tertarik dan loyalitas pada istrinya terus berkurang. Kenapa bisa demikian? Simak penelitian yang akan dirangkum oleh Asalasah dibawah ini.

Penelitian yang di lakukan di China University tersebut mempelajarinya dari sekitar 182 mahasiswa (121 wanita dan 61 pria) yang menjadi responden dan yang sedang menjalani hubungan serius jangka panjang atau yang bisa dibilang sudah berstatus suami-istri.

Seperti yang dirangkum oleh Asalasah, peneliti tersebut memberikan sebuah simulasi dan ilustrasi yang dihadapkan kepada para responden di dalam dua pilihan, yang pertama adalah dimana saat memiliki lebih banyak uang dan dibandingkan dengan saat hanya memiliki sedikit uang. Setelah itu mereka di suruh untuk mengutarakan perasaan mengenai pasangan masing-masing. Hasil yang didapatkan seperti apa?

Pada eksperimen yang dilakukan tersebut, pertama kali yang akan diambil adalah mengacu ke responden yang memiliki jenis kelamin laki-laki terlebih dahulu. ketika responden pria dikondisikan memiliki banyak uang, mereka mengaku menjadi kurang tertarik pada pasangan dan menginginkan kelebihan lain. Hal ini berbeda terbalik jika mereka di saat kondisi sedang tidak mempunyai uang, para lelaki tersebut justru mengaku memiliki perasaan mendalam dan membutuhkan pasangan.

Cukup mengerikan jika melihat hal tersebut. Berbeda dengan wanita yang ternyata tidak demikian. Dari hasil penelitian tersebut seperti yang di rangkum oleh Asalasah, ternyata wanita ketika tidak memiliki uang atau saat memiliki uang tidak memiliki perubahan untuk suami mereka. Berbanding terbalik dengan pria yang saat mereka tidak mempunyai uang, perasaan yang mendalam datang kepada istri mereka.

Asalasah sendiri sebenarnya kadang juga melupakan hal tersebut, sebagai seorang bisnis man, tentu hal ini membuat kita semakin sibuk dan tidak ada waktu untuk mengurusi istri kita. Ya memang hidup adalah pilihan, kita tidak bisa mendapatkan semuanya, karena waktu berjalan begitu cepat, dan kita tidak dapat menghentikan itu. Sebagai manusia normal kita memang bersifat serakah dan ingin memiliki semuanya, namun pada kenyataannya di dalam kehidupan nyata, kita harus bisa memilih salah satu di antara itu. Apakah kita memilih untuk hidup bersama keluarga kita, atau untuk hidup bersama semua mimpi-mimpi kita. Beriringan? Hmmmm.. sesuatu yang hamper tidak mungkin kayaknya.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://forum.viva.co.id/indeks/threads/semakin-kaya-pria-semakin-tak-tertarik-kepada-istri.2000744/