Seputar Kematian Ibu Hamil Saat Atau Setelah Melahirkan (maternal death)

Asalasah ~ Suatu ketika membaca berita di Yahoo! tentang kematian ibu yang melahirkan anak (maternal death) di India. Angka kematian yang sangat mengejutkan. Coba baca artikel ini: -

NEW DELHI (AFP) - - India will not meet a key United Nations development goal to cut its "shocking" maternal death rate 75 percent by 2015 at its current pace, a UN health advisor said Monday.

About 100,000 women die in childbirth in India each year, or one every five minutes.
"In India, more than 300 maternal deaths occur for every 100,000 live births," Paul Hunt, UN special rapporteur on health rights, told reporters Monday after visiting two of India's worst states for maternal deaths."
"For a middle-income country of its status and stature, the rate of maternal deaths in India is shocking." Baca artikel hingga akhir

Kematian 300 orang ibu yang melahirkan anak dari 100.000 kelahiran hidup di India sangat mengejutkan karena terlalu tinggi. di Antara penyebabnya adalah kurangnya pekerja di dalam bidang kesehatan dan kurangnya pemeriksaan sebelum hamil.
Definisi kematian ibu hamil (maternal death) oleh WHO adalah kematian terjadi ketika melahirkan sampai 42 hari setelah melahirkan. Kematian tersebut harus terkait secara langsung atau tidak langsung dengan kelahiran tersebut.
Jika ibu meninggal karena pendarahan yang parah ketika melahirkan anak, itu dihitung sebagai "maternal death" secara langsung. Jika ibu tersebut meninggal karena penyakit malaria yang menyebabkan kekurangan darah merah dan menyebabkan ibu tidak dapat diselamatkan setelah mengandung, ia dihitung "maternal death" secara tidak langsung.
Contoh lain kematian secara tidak langsung adalah, kematian ibu setelah hamil karena sakit jantung di mana efek kelahiran diketahui dapat menyebabkan penyakit jantung tersebut menjadi serius.
Jika ibu tersebut tertabrak mobil dan meninggal dunia di dalam masa 42 hari kelahiran, tidak dihitung sebagai "maternal death".
Contoh lain yang merupakan penyebab langsung kematian setelah kelahiran adalah: -

  • Pendarahan
  • Tromboemboli (saluran darah di paru-paru atau otak tersumbat disebabkan oleh gumpalan darah dari tempat lain terlepas ke daerah itu)
  • infeksi kuman
  • Mengandung luar rahim
  • Darah tinggi karena mengandung
  • Prosedur Bius Umum (bius tidur)
Contoh penyebab tidak langsung kematian setelah kelahiran adalah: -
  • sakit Jantung
  • bunuh diri
  • pendarahan otak
  • Masalah paru-paru
  • malaria
  • anaemia
Harga "maternal mortality" adalah mencerminkan kehebatan layanan kesehatan di suatu negara. Dengan layanan yang mencapai standar yang tinggi, obat-obatan yang memadai dan tenaga kerja yang baik maka tingkat kematian akan menjadi rendah.
Di Inggris, angka kematian ibu hamil mencapai 8 orang per 100.000 kelahiran hidup. USA mencatat tingkat kematian 11 per 100.000 kelahiran.
Di Malaysia, pada tahun 2005, angka kematian ibu setelah melahirkan adalah 62 orang per 100.000 kelahiran hidup. Di Thailand pula ia berkadar 110 orang setiap 100.000 dan di Singapura sangat rendah yaitu 14 setiap 100,00 kelahiran.


Sumber statistik

Dari angka di atas, Malaysia mungkin berada di dalam tangga 50 terbaik dunia. Mungkin kurang memuaskan hati ??
Saya masih ingat sewaktu di HKL, jika ada seorang ibu yang meninggal setelah melahirkan, ia akan menjadi cerita hangat di bangsal bersalin. Ia tersebar seperti api yang marak di hutan California. Ahli dan petugas medis akan berkeringat karena harus menyiapkan laporan dan di "scrutinize" oleh orang-orang atasan. Ada sekali ada 2 orang yang meninggal dunia di dalam seminggu. Semua orang histeris!
Karena apa? karena "Maternal mortality" adalah menjadi urusan negara. Pakar akan menjawab kepada Direktur Rumah Sakit. Direktur Rumah Sakit pula akan menjawab kepada Menteri Kesehatan. Seperti yang saya tulis tadi, ia mencerminkan tingkat kesehatan negara Indonesia di mata dunia.
Kepada rakyat Indonesia (atau pemimpin) yang sangat terobsesi untuk memecahkan rekor Guinness di dalam apa acara apa saja misalnya menyusun lemang terpanjang di dunia atau paling banyak bershampo rambut serentak di dunia, adalah lebih baik untuk kita sama-sama membawa perubahan untuk negara kita ke negara yang paling kurang meninggal setelah kelahiran. 

Wallahu A'lam 

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://drazwan.blogspot.co.id/2007/12/kematian-selepas-melahirkan-anak.html