Kompak Sekeluarga Keranjingan Main Pokemon Go

Asalasah ~ Musim Pokemon Go 2016 belum berakhir, malah ulai menanjak di Indonesia. Masyarakat mulai asyik berburu Pokemon di berbagai lokasi semenjak Pokemon Go resmi rilis di playstore pengguna android di Indonesia.

Di Jakarta, lokasi favorit untuk berburu karakter binatang ini adalah di kawasan Monas.
 https://2.bp.blogspot.com/-rJUahqk4QGI/V49aIlhbAyI/AAAAAAAACP4/Aocmk-2r1vcJ_WMa8jt_qnPic69pBVAjACLcB/s1600/game%2BPokemon%2BGo_600x321.jpg
Warga banyak yang berkunjung ke Monas hanya untuk berburu Pokemon. Hal ini terlihat di sekitar Patung Lima. Lokasi yang disebut-sebut menyimpan banyak Pokemon ini tak pernah sepi dikunjungi warga.

Di antaranya Ari, dia bersama tiga rekannya sengaja menghabiskan waktu libur sekolah ke Monas, untuk berburu Pokemon.

"Enak di sini banyak Pokemonnya," kata Ari di silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2016).

Selain karena lokasinya yang berada di tempat wisata, Ari memilih Monas karena cukup pas sebagai tempat berburu. "Monas enak, luas, enggak harus ganggu orang," dia menambahkan.

Hal serupa disampaikan Niko. Siswa SMA swasta di Jakarta itu memilih Monas sebagai tempat favorit mengumpulkan koleksi Pokemon.

"Di sini lengkap. Pokestop banyak, enggak jauh. Kadang enggak perlu jalan Pokemon muncul, tinggal kita tangkap," ujar Niko.

Memboyong Keluarga
Hal senada juga diakui Diah. Dia bahkan membawa seluruh anggota keluarganya, untuk bermain gim asal Jepang itu di Monas.

"Sekalian liburan, ngajak anak-anak jalan-jalan sekalian main Pokemon," kata dia.

Tak hanya anak-anaknya, Diah dan suaminya, Jerry, juga menggandrungi gim ini. Sehingga agenda berburu Pokemon di tengah liburan tidak menjadi kendala.

"Semuanya memang main jadi enggak masalah. Habis keliling Monas, istirahat sambil main Pokemon," dia mengungkapkan.

Bahkan, gim ini pertama kali dimainkan sang suami. Awalnya Diah dan kedua anaknya hanya penasaran, tapi belakangan malah ketagihan.

"Kalau lagi enggak ada waktu liburan jauh, ya ke Monas sambil main Pokemon," ujar dia.

Sedangkan sang anak, Raihan, juga tak kalah asyik memainkan Pokemon Go di ponsel pintar empat inci miliknya. Dia sesekali harus mengelilingi di sekitar Patung Lima, Monas untuk mendapatkan Pokemon yang diinginkan.

"Sehari bisa dapat 15 Pokemon. Sekarang sudah level tujuh," ujar Raihan.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://news.liputan6.com/read/2570885/ketika-orangtua-dan-anak-anak-demam-pokemon-go?HouseAds&campaign=PokemonGo_Home_STS1