Remaja Pontianak Ini Tulis Surat Menyedihkan Sebelum Bunuh Diri, Awas Bikin Nangis!!

Asalasah ~ Terkadang ada saja orang yang tak tahan menanggung beban dalam hidupnya, namun tak sepantasnya beban hidup itu kemudian dijadikan alasan untuk merugikan diri sendiri, apalagi sampai nekat mengakhiri hidup seperti yang terjadi pada seorang remaja bernama Joko Putra ini.

Remaja 18 tahun ini merasa bahwa hidupnya tak berarti lagi setelah tak kuat menahan sakit yang dideritannya. Alih-alih berangsur sembuh, Joko malah ditemukan gantung diri di rumahnya Pontianak Barat, Kalimantan Barat, pada Senin (28/6).


 
Joko sendiri merupakan remaja yang pendiam dan suka menyendiri, saat kejadian dirumahnya kebetulan tidak ada siapapun. Kedua orang tua Joko berkerja mencari nafkah. Ortu Joko menjelaskan bahwa anaknya memang menderita penyakit tenggorokan yang akut, namun pas diperiksakan ternyata penyakit itu belum ditemukan.
 
Sebelum bunuh diri, Joko menulis sepucuk surat yang ditujukan pada ibunya. Joko menulis surat itu dengan alasan pamitan pada sang ibu dan meminta maaf karena Joko tidak mau merepotkan orang tuanya apalagi masalah biaya penyakitnya.

Berikut isi surat yang ditulis Joko sebelum bunuh diri:

Joko nahan sakitnya sakit, Mak. Tenggorokan Joko untuk ngecap (berbicara) susah. Joko takutnya kalo berobat habiskan duit banyak...Kasihan mama udah cukup penderitaan mama buat bayar hutang...Tapi kalo Joko nahan kaya gini terus takutnya tambah parah. Mama yang tegar...masih ada si kembar yang jadi harapan mamak dan Joko.

Mamak adalah mama yang paling hebat di dunia. Joko sayang mamak.
  Sementara itu, pihak keluarga menolak melakukan otopsi dan ingin anaknya segera dimakamkan.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: www.madurague.com/2016/07/miris-sebelum-bunuh-diri-remaja-ini.html