Pengertian dan Fungsi Utama Manajemen Keuangan

AsalasahManajemen merupaan ilmu yang penting, nah sekarang kita membahas mengenai apa itu manajemen keuangan. berikut penjelasannya.  Manajemen Keuangan merupakan salah satu bagian utama dari ilmu manajemen. Pengertian Manajemen Keuangan adalah semua aktivitas entitas bisnis (organisasi) dalam kerangka penggunaan serta pengalokasian dana entitas bisnis (perusahaan) dengan efisien. pengertian ini mengalami berbagai perkembangan berawal dari pengertian yang hanya sekedar mengutamakan kegiatan mendapatkan / memperoleh dana saja hingga mencakup kegiatan mendapatkan, penggunaan dana hingga pengelolaan atas aset (aktiva).

Apa itu Manajemen Keuangan? Apa saja Fungsi Utama dari Manajemen Keuangan?

Manajemen Keuangan adalah segala kegiatan atau aktivitas suatu perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana cara untuk memperoleh pendanaan pada modal kerja, menggunakan atau mengalokasikan dana, serta  mengelola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama pada suatu perusahaan.

Fungsi Utama Manajemen Keuangan adalah Sebagai Berikut :

1. Keputusan Investasi, Keputusan untuk  penanaman modal perusahaan kepada aktiva tetap atau Fixed Assets (aktiva Riil) yang terdiri dari gedung, tanah, dan peralatan atau mesin, maupun aktiva finansial (tidak riil)  berupa surat-surat berharga misalnya saham dan obligasi atau aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva.

2. Keputusan Pendanaan, meliputi kebijakan manajemen dalam pencarian dana perusahaan,yang didapatkan dari investor berupa saham dan modal, juga bisa misalnya adalah kebijakan menerbitkan sejumlah obligasi dan kebijakan hutang jangka pendek dan panjang yang dilakukan oleh  perusahaan dengan bersumber dari internal maupun eksternal perusahaan. Apabila melakukan utang pada perusahaan non syariah, maka perhitungan akan masuk kedalam bunga, jika melakukan utang yang dilakukan oleh perusahaan syariah, maka akan masuk kedalam bagi hasil.

3. Keputusan Pengelolaan Aset, adalah Kebijakan pengelolaan aset yang dimiliki secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan. Misalnya adalah mempertimbangkan pembiayaan aset yang nilainya sangat tinggi seperti tanah / bangunan.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: