Misteri Piramida Kristal di Dasar Laut Segitiga Bermuda

Asalasah ~ Kebanyakan orang menganggap Segitiga Bermuda sebagai tempat yang misterius. Lokasi itu, diyakini menjadi lokasi hilangnya lebih dari 20 pesawat dan 50 kapal dalam jangka waktu 100 tahun.

Segitiga Bermuda adalah wilayah imajiner yang menghubungkan tiga titik, yakni Florida, Puerto Rico dan Pulau Bermuda, yang letaknya berada di tengah-tengah Samudra Atlantik. Total, area tersebut mempunyai luas 4 juta kilometer persegi.
http://www.asalasah.com/2016/10/misteri-piramida-kristal-di-dasar-laut.html

Banyak teori berusaha menjelaskan hilangnya kapal dan pesawat di lokasi itu, seperti makhluk ekstraterresterial yang menculik manusia untuk dijadikan kelinci percobaan, pengaruh Atlantis yang Hilang (Lost Atlantis), pusaran yang menyedot benda ke dimensi lain, dan hal-hal lainnya.

Kali ini terdapat teori lain yang mengklaim dapat menguak penyebab hilangnya kapal dan pesawat di wilayah itu. Sebuah teori -- yang menyebut bahwa piramida besar terbuat dari kristal yang terletak 2.000 meter di bawah Segitiga Bermuda -- kembali muncul.

Teori tersebut mengklaim, 'ilmuwan' menemukan struktur misterius itu pada 2012 dengan menggunakan teknologi yang belum diketahui oleh ilmu pengetahuan modern.

Pencetus teori konspirasi menyebut, piramida kristal itulah penyebab hilangnya sejumlah pesawat dan kapal di wilayah Segitiga Bermuda.

Laporan yang beredar secara online pada 2012, menyebut seorang ilmuwan bernama Dr Meyer Verlag, menemukan piramida kristal yang ukurannya tiga kali lebih besar dari Piramida Giza.

"Verlag meyakini bahwa penyelidikan lebih lanjut di pusat piramida dapat mengungkap banyak informasi mengenai sejumlah kasus hilanganya sejumlah hal terkait dengan Segitiga Bermuda," demikian menurut website Before It's News.

Laporan tersebut mengklaim, Verlag mempresentasikan temuannya itu dalam sebuah konferensi pers yang dilakukan di Bahama, di mana ia mengungkap koordinat piramida.

Namun, tak ada bukti yang menunjukkan bahwa Verlag benar-benar ada. Selain itu, tak ada catatan yang mengungkap koordinat tersebut.

"Selalu ada hal mistis tentang struktur piramida. Fakta bahwa piramida ini dibangun dengan kristal menambah misteri dan kekuatan, yang menyiratkan bahwa benda itu menghasilkan penyembuhan ajaib dan kekuatan paranormal," ujar penulis UFO Investigations Manual, Nigel Watson, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (11/10/2016).

Namun ia mengatakan, kita perlu menggali lebih dalam akan kebenaran keberadaan piramida kristal dan bagaimana hubungannya dengan sejumlah kehilangan di Segitiga Bermuda.

"Pada saat ini tampaknya hal itu seperti sebuah cerita internet yang secara cerdik menggabungkan keyakinan dalam tiga misteri paranormal besar yang dipopulerkan pada 1970-an, yaitu piramidologi, kekuatan/penyembuhan kristal, dan keajaiban Segitiga Bermuda yang mencakup seluruh perihal tak biasa yang meliputi area di lautan," kata Nigel.

Menurut Nigel, disamping klaim tersebut, pada 2012 tim peneliti Amerika dan Prancis tak sengaja melihat sebuah struktur terangkat dari dasar laut, di mana temuan itu mengguncang para ilmuwan di seluruh dunia.

Namun pencarian untuk menemukan identitas atau informasi lain tentang 'tim peneliti' atau bukti tentang artikel, foto, video, atau apa pun yang mendokumentasikan penemuan tersebut tak membuahkan hasil.

"Salah satu misteri adalah, bagaimana ilmuwan di seluruh dunia telah 'terguncang' dengan sesuatu yang tak pernah mereka lihat, dan hanya ada di pseudo-dokumenter buatan paranormal," ujar Nigel.

Versi Ilmuwan


Sebelumnya, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), badan ilmiah di bawah Departemen Perdagangan AS kembali meluruskan anggapan keliru soal Segitiga Bermuda.

NOAA menegaskan, faktor cuaca dan buruknya navigasi menjadi segala penyebab hilangnya banyak alat transportasi di Segitiga Bermuda.

"Tidak ada bukti bahwa kehilangan misterius yang terjadi di Segitiga Bermuda terjadi dengan frekuensi yang lebih besar dibandingkan wilayah laut lainnya," demikian pernyataan lembaga itu dalam situsnya.

Ben Sherman, juru bicara Layanan Kelautan Nasional NOAA kepada Sun Sentinel mengatakan, lembaganya menulis kisah Segitiga Bermuda sebagai bagian dari program pembelajaran masyarakat dan menjawab pertanyaan dari para pembaca situs.

NOAA juga berpegangan pada bukti ilmiah dari Angkatan Laut AS atau US Navy dan US Coast Guard yang tak mengakui eksistensi Segitiga Bermuda, sebagai wilayah geografis yang memiliki ancaman khusus untuk kapal atau pesawat.

"Berdasarkan kajian, kecelakaan pesawat dan kapal di daerah tersebut selama bertahun-tahun, tidak ditemukan bukti yang mengindikasikan bahwa itu disebabkan apa pun selain penyebab fisik."

Sementara, Badan Survei Geologi AS (USGS) membantah gas hidrat di sedimen dalam laut dekat Segitiga Bermuda sebagai alasan tenggelamnya banyak kapal dan pesawat.

Menurut geolog USGS, pelepasan gas hidrat hanya terjadi di akhir zaman es, sekitar 15.000 tahun lalu atau lebih. Di mana saat itu kapal yang paling maju yang mungkin bisa dibuat manusia saat itu, tak lebih dari kayu berongga. Apalagi, terbukti lebih banyak kapal yang tenggelam di lokasi lain.

"Misteri Segitiga Bermuda tak lebih dari dongeng. Maaf," kata geolog USGS, Bill Dillon, di laman USGS.

Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA pun berpendapat demikian. "Tidak ada lubang hitam di Segitiga Bermuda. Pada kenyataannya, bahkan tak ada yang namanya Segitiga Bermuda. Banyaknya kasus kehilangan di wilayah itu konsisten dengan yang terjadi wilayah lainnya," demikian jelas Ilmuwan NASA, Dr Eric Christian.

Kawah Bawah Laut

Baru-baru ini, sejumlah ilmuwan yakin bahwa mereka selangkah lebih dekat dengan jawaban misteri Segitiga Bermuda setelah ditemukannya serangkaian kawah bawah laut di dasar Laut Barents, lepas pantai Norwegia.

Meskipun tidak dekat dengan Segitiga Bermuda, mereka berharap bahwa kawah tersebut jadi kunci untuk menjelaskan fenomena yang membingungkan itu.

Kawah dengan lebar 800 meter dan kedalaman 45 meter, diyakini terbentuk karena gas metana yang terdapat di bawah sedimen dasar laut. Lalu, gas tersebut meledak dan ledakan tersebut membentuk kawah.

"Banyak kawah besar terdapat di dasar laut yang terletak di pusat-barat Laut Barents dan mungkin terbentuk karena ledakan besar gas," ujar peneliti dari the Arctic Univeristy of Norway kepada Sunday Times.

"Kawah tersebut mungkin merupakan salah satu tempat yang merepresentasikan lokasi meledaknya gas metan di Arktik," tambahnya.

Tahun lalu, kemungkinan semacam itu sebenarnya sudah ditemukan. Igor Yelstov dari Trofimuk Institute berkata, "Ada versi dari beberapa teori bahwa fenomena Segitiga Bermuda merupakan konsekuensi dari reaksi gas hidrat."

"Mereka mulai aktif terurai dengan es metana dan berubah menjadi gas. Hal itu terjadi seperti longsoran, layaknya reaksi nuklir, dan menghasilkan gas dalam jumlah besar."

"Hal tersebut membuat air laut menjadi panas dan kapal tenggelam di perairan yang sudah tercampur dengan gas dalam proporsi besar," tambahnya.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://hystoryana.blogspot.co.id/2016/10/piramida-kristal-di-dasar-laut-segitiga.html
Read More

Kembali Menerapkan Hukuman Mati, Turki Di Ancam Uni Eropa

Asalasah ~ Uni Eropa (UE) melemparkan ancaman kepada Turki, terkait rencana negara tersebut  menerapkan kembali hukuman mati. Penerapan kembali hukuman mati berarti akhir dari upaya Turki untuk menjadi anggota UE.


Terapkan Lagi Hukuman Mati, Turki Malah Di Ancam Uni Eropa

Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Federica Mogherini menegaskan kepada Turki, bahwa tidak ada satupun negara anggota UE yang menerapkan hukuman mati. Oleh karena itu, jika Turki masih ingin bergabung dengan UE, maka rencana untuk menerapkan kembali hukuman itu harus dikubur dalam-dalam.

"Tidak ada negara yang dapat menjadi negara anggota UE jika mereka masih menerapkan hukuman mati," kata Mogherini dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Senin (18/7).
"Turki adalah bagian penting dari Dewan Eropa dan terikat oleh Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia, yang sangat jelas menentang hukuman mati," sambung wanita yang juga menjabat sebagai wakil Presiden Dewan Eropa itu.

Rencana untuk menghidupkan kembali muncul di Turki paska adanya upaya kudeta di negara itu pada akhir pekan lalu. Masyarkat Turki yang marah akan upaya kudeta itu meminta pemerintah menghukum mati semua orang yang terlibat dalam upaya tersebut.

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan akan membahas hal ini dengan pemerintah dan pihak oposisi Turki dalam waktu dekat. Turki sendiri telah menghapus hukuman mati sejak tahun 2004 lalu, di bawah reformasi yang bertujuan agar Turki memperoleh keanggotaan UE.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.masterberita.com/2016/10/terapkan-lagi-hukuman-mati-turki-malah.html
Read More

Kampung Korea di Indonesia, Tepatnya di Sulawesi di Kota Bau-Bau.

Asalasah ~ Kita tahu pare-pare terkenal sebagai kamung Inggris, ternyata  di negara kita, Indonesia juga memiliki sebuah kampung dimana kampung itu tentang Korea?

Yap ada! kampung Korea berada di di sudut kecil di tenggara Pulau Sulawesi tepatnya di selatan Pulau Buton di Kota Bau-Bau.


http://www.asalasah.com/2016/10/kampung-korea-di-indonesia-tepatnya-di.html


Di kampung Korea ini kita akan sering menemukan atribut-atribut dengan tulisan Korea atau huruf Hangeul di sepanjang jalan. Tulisan huruf Hangeul sudah dijadikan sebagai sistem tulisan bahasa di kampung Korea pada tahun 2009 yang lalu.


Di kampung Korea kebanyakan ditinggali oleh orang-orang yang bersuku Cia-Cia. Penduduk disini hanya menggunakan alfabet huruf Korea, namun untuk bahasa lisan sehari-harinya akan menggunakan Bahasa Indonesia.

Keberagaman ini membuat negara Indonesia sebagai negara yang sangat unik karena Indonesia memiliki bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku di Indonesia.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber:  https://beritamandiriqq.blogspot.co.id/2016/10/kampung-korea-yang-berada-di-negara.html
Read More

Khawatir Massa Berpotensi Anarkis, Ahok Lebih Baik Diproses Hukum

Asalasah ~ Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU), Said Aqil Siroj mempersilakan polisi menindaklanjuti pengaduan sejumlah kelompok masyarakat terhadap Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok, gubernur DKI Jakarta.

Ahok Lebih Baik Diproses Hukum, Jika Dibiarkan Massa Akan Berpotensi Anarkis
Menurut Said, lebih baik, dugaan penistaan agama oleh Ahok diproses hukum, daripada dibiarkan begitu saja dan justru berpotensi memicu massa bertindak anarkistis.

"Daripada anarkis, daripada nanti masyarakat main hakim sendiri, lebih baik diproses," kata Said, menjawab pertanyaan wartawan, saat berada di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan di Jakarta, Jumat 14 Oktober 2016.

Said hanya mengingatkan, proses hukum atas tengara pelecehan agama, karena menyebut ayat suci Alquran itu harus tetap berdasarkan asas praduga tak bersalah. Semua pihak wajib menghormati wewenang aparat Kepolisian yang menangani pengaduan itu.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tetap mendesak Kepolisian memproses hukum dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Permohonan maaf Ahok tak boleh menggugurkan pelaporan itu.

MUI menerima permintaan maaf Ahok, namun menuntut proses hukum tetap berjalan sesuai peraturan dan perundangan. MUI juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, agar tidak membalas dugaan penistaan agama itu dengan cara-cara tercela.
Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.masterberita.com/2016/10/ahok-lebih-baik-diproses-hukum-jika.html
Read More

Berkuasa 70 Tahun, Akhirnya Raja Thailand Meninggal Dunia

Asalasah ~ Berkuasa 70 Tahun,  Akhirnya Raja Thailand Meninggal Dunia. di usia 88 tahun. Kepergian  Raja Thailand Bhumibol Adulyajed  mengakhiri tujuh dekade kepemimpinannya sebagai raja.

http://www.asalasah.com/2016/10/berkuasa-70-tahun-akhirnya-raja.html

Raja Tahiland Bhumibol menghembuskan napas terakhir, Kamis (13/10/2016), pukul 15.52 waktu setempat. Meski demikian, kabar duka ini baru diumumkan untuk publik pukul 19.00.  Pihak kerajaan belum memberikan keterangan pasti mengenai penyebab meninggalnya Raja Bhumibol.

Raja Bhumibol diketahui telah menderita sakit berkepanjangan. Selama satu tahun terakhir, sang raja sudah rutin melakukan cuci darah.

Saat mendengar rajanya meninggal dunia, banyak warga Thailand yang berlutut di jalan sebagai bentuk rasa duka cita. Beberapa orang terlihat diam bahkan menangis setelah mendengar berita menyedihkan itu. Istri Raja Bhumibol, Ratu Sirikit juga menderita penyakit yang serius.

Seperti dilansir The Guardian, mereka memiliki tiga anak namun hanya satu yang laki-laki. Anak laki-lakinya bernama Pangeran Maha Vajiralongkorn. Namun ia tak memiliki kekuatan yang besar seperti ayahnya dan dikhawatirkan jika naik tahta akan menimbulkan kerusuhan di Thailand.

Raja Bhumibol menjadi pemersatu dan bapak negara bagi Thailand. Ia telah berulang kali dikudeta sejak ia naik tahta pada 1946 saat berusia 18 tahun.

Selama ia memimpin kerajaan terjadi 20 kali kudeta. Terakhir saat junta militer mengkudeta kerajaan pada Mei 2014. Namun monarki tetap dibiarkan ada.

Raja Bhumibol sukses melakukan negosiasi dengan para pemimpin militer berkali-kali untuk meletakkan demokrasi di Thailand. Meskipun akhirnya menyerahkan Thailand kepada militer.

Selama sakit, Raja Bhumibol telah diobati dokter karena di otaknya terdapat cairan. Ia juga menderita infeksi paru-paru. Kerajaan menyatakan kondisinya memang tak stabil akhir-akhir ini.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://www.siakapkeli.my/2016/10/terkini-raja-thailand-disahkan-mangkat.html
Read More

Kisah Cinta terlarang Guru Dan Murid Yang Berawal Dari Medsos

Asalasah ~ Hubungan cinta terlarang antara guru dan murid di AS kembali terjadi. Kali ini insiden itu melibatkan 2 siswa remaja berusia 17 tahun di Near West Side, Chicago.
Guru
June Kendall, seorang guru sains di Urban Prep Academy diduga telah melakukan tindakan asusila dengan 2 siswa dengan mengajak mereka berhubungan badan di dalam kelasnya pada 3 Oktober 2016 lalu. Kendall telah ditangkap pihak berwajib dan menghadapi tuntutan hukum.

Kisah cinta terlarang kepada 2 siswa remaja itu berawal dari media sosial Snapchat. Hal itu dikemukakan jaksa seperti dikutip dari Chicago Tribune, Minggu (9/10/2016). Kendall berteman dengan mereka pada tahun ajaran 2015-2016.

Persahabatan guru berusia 29 tahun dengan 2 remaja itu semakin intim, bahkan menjurus ke arah seksual. Hal itu terjadi, setelah Kendall mengirim foto sensualnya kepada 2 remaja itu secara terpisah.

"Sejalan dengan waktu, persahabatan itu menjurus seksual. Ia mulai mengirim foto-foto vulgarnya kepada 2 siswa itu, dan secara eksplisit Kendall menginginkan hubungan badan kepada keduanya," menurut dokumen pengadilan.

Pada September lalu, akhirnya Kendall tak kuasa menahan hasratnya lagi. Secara nyata ia meminta keduanya untuk berhubungan badan. Insiden dengan murid pertama terjadi pada akhir September 2016.

Pada hari berikutnya, 3 Oktober 2016, guru dan murid itu berkirim pesan tentang pengalaman mereka dan salah satu murid melihat pesan itu. Di hari yang sama, keduanya mengulangi perbuatan tak pantas itu dan seorang saksi mata melihat Kendall dan remaja itu keluar dari ruangan setelah berduaan selama 30 menit.


June Kendall, Guru yang terlibat hubungan terlarang ditangkap polisi (Chicago Police Departement/Chicago Tribune)

Rupanya, pada sore harinya, Kendall bercinta di tempat yang sama dengan murid lain. Terkuak bahwa Kendall dan murid kedua ini juga berkenalan lewat aplikasi snapchat.

Namun, siswa kedua memutuskan melaporkan insiden itu. Demikian pula dengan saksi mata, melaporkan kepada dewan sekolah. Dua hari kemudian, Kendall diciduk.

Menurut harian itu, selama persidangan, Kendall didampingi suami dan ayahnya. Sementara dewan sekolah mengatakan, guru lulusan Drake University itu diskors secara administrasi terkait tindakannya.

"Prioritas utama kami adalah kesejahteraan, keamanan dan pendidikan bagi murid-murid kami," tulis pernyataan Urban Prep. Sekolah persiapan universitas itu kini membayar penyelidik swasta untuk menggelar investigasi internal terkait kasus itu.

Hakim meminta uang jaminan sebesar US$ 100 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar pada persidangan pembuka. Sementara persidangan cinta terlarang  Kendall akan berlangsung minggu depan.

Baca Juga :
Asalasah | Sumber: http://global.liputan6.com/read/2621714/cinta-terlarang-guru-cantik-dan-2-siswa-berawal-dari-medsos
Read More