Menyampaikan informasi Rahasia Melalui Kekuatan Pikiran

AsalasahPernahkan Anda mendapat kunjungan yang tak terduga, seorang teman yang telah lama tak dijumpai? Padahal di pagi harinya Anda memikirkan teman tersebut. Dan teman yang mengunjungi anda dalam perjalanan menuju rumah Anda juga memikirkan diri Anda. Apakah itu suatu kebetulan?

Percaya atau tidak, hal ini sudah sering dibahas bahwa itu adalah efek dari Vibrasi Pikiran. Pikiran kita memiliki kemampuan yang luar biasa. Pikiran kita bagaikan sebuah Handphone yang dapat mengirimkan SMS yang dapat dibaca oleh orang yang dituju. Seperti yang telah kita ketahui untuk mengirimkan SMS, kita harus menulis pesan yang ingin disampaikan, nomor telp yang dituju, dan tentunya memiliki pesawat HP serta pulsanya.

Begitu juga pikiran dapat kita kirimkan kepada orang yang ingin kita tuju sebagai sebuah pesan. Dalam dunia penjualan, hal ini sangat penting untuk mengirimkan pesan penjualan secara tersembunyi sebelum presentasi penjualan tersebut dilakukan. Tujuannya, setelah pesan tersebut dikirimkan, presentasi menjadi lebih mudah karena orang tersebut secara mental sudah siap untuk kita temui.

Pesan apa yang kita dapat kirimkan? Tentu pesan agar calon pembeli mempercayai si penjual sehingga calon pembeli akan mendengarkan dengan seksama dan nyaman untuk meyimak presentasi yang dilakukan si penjual.

CARANYA: - Bayangkan Wajah orang yang akan Anda vibrasi-kan. - Jika Anda masih mendapati bayangan tersebut berwarna hitam-putih, Munculkan warna-warninya. - Dalam bayangan Anda, tersenyumlah dan lihat calon pembeli membalas tersenyum kepada Anda. - Katakan kepadanya, "Pak/Bu (sebutkan namanya), Saya datang Kepada Anda. Saya datang untuk MEMBERI bukan meminta. Saya bagian dari SOLUSI, bukan bagian dari masalah Anda. PERCAYALAH kepada Saya, dan dengarkan kata-kata Saya. - Ulangi proses vibrasi pikiran ini sampai Anda mendapati wajah orang tersebut semakin jelas.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan ini? Lakukanlah disaat kondisi calon pembeli dalam kondis nyaman dan relaks, biasanya pagi hari sebelum ia melakukan aktivitas bekerjanya dan saat-saat setelah pulang kerja pada saat calon pembeli sedang beristirahat. Dalam dua kondisi di atas, pikiran orang tersebut semakin kuat dan peka untuk menangkap pesan yang kita kirimkan. Dan sama dengan SMS, orang tersebut akan "membaca" pesan Anda namun untuk membalasnya, itu terserah yang menerima pesan tersebut. Selamat Mencoba! 

Asalasah | Sumber: http://bhuy.blogspot.co.id/2010/02/kekuatan-pikiran-untuk-menyampaikan.html