Apa Boleh Setelah Operasi Pengembalian Perawan (hymenoplasty) Mengendarai Naik Motor?

Asalasah ~  Seorang pasien yang baru saja mendapatkan keperawanan kembali bertanya pada dokter :

Terimaksih atas jawban nya dok. Dan untuk pasca operasi hymenoplasty apakah dibolehkan untuk mengendarai sepeda motor?

Jawaban Dokter Pasca Operasi hymenoplasty

Hymenoplasty atau hymenorrhaphy merupakan suatu tindakan pengembalian selaput dara agar bentuknya kembali utuh. Selaput dara merupakan selaput tipis di ujung bawah vagina, yang kerap dikaitkan dengan masalah keperawanan. Padahal tidak semua selaput dara yang robek merupakan tanda dari ketidak perawanan. Robeknya selaput dara dapat juga disebabkan oleh kondisi lainnya seperti kecelakaan. Selain itu ada juga beberapa wanita yang memang memiliki selaput dara yang sangat tipis, sehingga kadang tidak terlalu terlihat saat diperiksa dan tidak berdarah saat dilakukan penetrasi penis.

Prosedur dari operasi ini dengan memberikan bius pada vagina wanita, setelah itu menjahit sisa-sisa selaput dara yang robek agar kembali utuh. Pada bekas jahitan, dokter akan memberikan salep antibiotik agar mencegah infeksi. Proses penyembuhan luka biasa memakan waktu 7 hingga 10 hari. Selama proses penyembuhan luka tersebut Anda sebaiknya tidak melakukan aktivitas yang terlalu banyak melibatkan daerah panggul seperti berkuda dan bersepeda motor.

Setelah Anda melakukan kontrol ulang dengan dokter sesuai waktu yang dianjurkan, dokter dapat menentukan apakah luka bekas operasi sudah sembuh total. Jika sudah sembuh total, Anda dapat beraktivitas seperti biasa lagi dengan mengendarai sepeda motor.

Asalasah | Sumber: http://www.alodokter.com/komunitas/topic/pasca-operasi-hymenoplasty