Biang Keringat Disertai Demam Tinggi, bagaimana Solusinya?

Asalasah ~ Pertanyaan Mengenai Biang Keringat Disertai Demam Tinggi

Dok Saya pernah mengalami biang keringat disertai dengan demam tinggi... Demam tersebut berangsur selama 2 atau 3 hari. Tetapi biang keringat nya cukup lama sekitar 2 minggu, entah karena sering Saya garuk karena gatal atau kenapa bisa lama dok?

Tapi belakangan ini biang keringat tersebut seperti mau hilang karena sudah tidak Saya garuk, dan Saya beri bedak bermerk Salycyl. Pada biang keringat tersebut seperti mengelupas kulit nya..

Oiya untuk tambahan biang keringat tersebut seperti kering Dok..
Warna nya merah sedikit coklat, berada di bagian punggung Saya..

Saya takut beresiko HIV Dok, Saya pernah melakukan donor darah di PMI..
Dan kata orang PMI jika darah tersebut  memiliki penyakit , maka akan diberikan surat rujukan..
Tetapi Saya tidak menerima surat rujukan tersebut. Saya menanyakan ini karena Saya tipe orang yang sedikit paranoid

Analisa Dokter bagaimana? Apakah ada resiko penyakit-penyakit lain dari apa yang sempat Saya alami?
Terimakasih Dokter atas waktunya :)

Jawaban Dokter Mengenai Biang keringat si pasien:

Sebelumnya, perlu diperjelas, apakah Anda pernah melakukan perbuatan berisiko HIV, seperti seks bebas atau bertukar jarum suntik (termasuk mentato tubuh)?

Ruam merah kecokelatan yang terasa gatal di kulit yang muncul disertai demam bisa saja disebabkan oleh miliaria (biang keringat). Kondisi ini terjadi akibat tersumbatnya saluran keluar kelenjar keringat di kulit, bisa karena efek penekanan atau penumpukan sel kulit mati dan bakteri yang berkembang biak. Biang keringat yang tidak kunjung sembuh bisa terjadi jika:

  • Ventilasi lingkungan tidak diperbaiki
  • Sanitasi kurang baik
  • Penanganan yang tidak tepat
  • Penderita memiliki gangguan sistem imun tubuh, misalnya karena HIV, konsumsi steroid, orang yang sedang menjalani kemoterapi, dsn sebagainya

Selain biang keringat, ruam disertai demam sebagaimana yang Anda alami mungkin juga terjadi karena penyebab lain, misalnya:

  • Tinea korporis (infeksi jamur)
  • Skabies (kudis)
  • Impetigo
  • Varicella (cacar air)
  • Herpes zoster (cacar api)
  • Campak (Measles)
  • Demam dengue
  • Sifilis, dan sebagainya

Apabila Anda pernah melakukan tindakan berisiko HIV, kami sarankan Anda untuk memeriksakan secara langsung keluhan Anda ke dokter ya.. Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium atau juga menganjurkan Anda untuk menjalani VCT (voluntary counselling and testing) untuk mendeteksi status HIV Anda. Jika benar hanya disebabkan oleh biang keringat, maka dokter kemungkinan akan meresepkan bedak atau salep anti radang, anti gatal, dan antibiotik jika dicurigai terjadi infeksi sekunder.

Sebagai langkah awal:

  • Hindari menggaruk berlebihan atau mengelupasi ruam yang muncul
  • Gunakan pakaian yang longgar, berbahan lembut, dan menyerap keringat
  • Perbaiki ventilasi dan sanitasi lingkungan
  • Mandi 2x sehari dengan sabun antiseptik
  • Taburkan bedak salicyl atau oleskan lotion calamine di sekitar ruam untuk meredakan gatalnya
  • Hindari paparan zat yang membuat Anda alergi
  • Hindari stres berlebihan
  • Jika demam, Anda bisa mengkonsumsi obat paracetamol untuk sementara waktu

Semoga membantu ya.. 

Asalasah | Sumber: http://www.alodokter.com/komunitas/topic/biang-keringat-demam