Hidung Tidak Bisa Mencium Bau Apapun

Asalasah ~ Seorang paseien bertanya mengenai keluhan yang ada terjadi pada indera penciumannya yaitu hidung. Begini pertanyaannya :

dok saya mau konsultasi.

saya dari kecil tidak bisa merasakan bau apapun entah itu harum, busuk, dan lain lain.

kemudian sekarang saya merasa nafas saya agak berat /  seperti udara yang masuk hidung saya sedikit.

penyakit apa ya dok yang saya alami?

terimakasih


Jawaban Dokter :

Sebelumnya, perlu diperjelas, sudah berapa lama keluhan ini Anda alami? Apakah Anda sama sekali tidak bisa mencium abu apapun, atau bisa mencium namun kurang sensitif? Apakah terjadi tiba-tiba atau didahului oleh peristiwa tertentu (misalnya cidera kepala)? Apakah disertai keluhan lain seperti pilek, keluar cairan berbau dari hidung, nyeri kepala, dan sebagainya?

Gangguan penghidu (penciuman) dalam dunia medis disebut sebagai anosmia atau hiposmia. Berdasarkan lokasi kerusakannya, kondisi ini dibagi menjadi 3 kategori, yakni:

Gangguan penghidu karena kelainan transport zat menuju reseptor penciuman, contohnya yang terjadi pada:
- Rhinitis (radang mukosa hidung) alergi
- Rhinitis viral atau bakterial
- Sinusitis (radang rongga sinus)
- Polip hidung
- Septum deviasi
- Pasca pembedahan di area hidung

Gangguan penghidu karena rusaknya reseptor penghidu, misalnya yang terjadi pada:
- Efek samping konsumsi obat
- Terapi radiasi (pada kasus tumor)
- Paparan zat beracun
- Infeksi virus

Gangguan penghidu karena rusaknya jaras saraf hingga ke otak, misalnya yang terjadi pada:
- Cidera kepala
- Penyakit Parkinson
- Kelainan kongenital (sindroma Kallmann)
- Malnutrisi
- Kekurangan vitamin B12 dan Zink
- Perokok
- Hipotiroidisme
- Sindroma Cushing
- Diabetes mellitus
- Penyakit Alzheimer, dsb

Jika melihat dari keterangan Anda, yakni ada juga gejala sulit bernapas, kemungkinan yang Anda alami adalah jenis yang pertama, yakni karena gangguan transport zat menuju reseptor penciuman. Namun, untuk memastikannya, sebaiknya Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter spesialis THT )telinga hidung tenggorokan) ya.. Dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik langsung, atau dibantu dengan pemeriksaan penunjang, seperti rhinoskopi, CT scan, dan MRI.

Sebagai langkah awal, sebaiknya hindari paparan zat yang membuat Anda alergi (misalnya dingin, serbuk bunga, bulu hewan, tungau debu) dan hindari mencium benda-benda yang beraroma menyengat.

Semoga membantu ya..

Asalasah | Sumber: http://www.alodokter.com/komunitas/topic/penyakit-hidung-2