Kasus Menstruasi Berkepanjangan dan Berhubungan Badan

Asalasah ~ Anda wanita yang juga mengalami Menstruasi berkepanjangan? Yuk simak pertanyaan pasien dan jawaban dokter berikut ini :

dok saya mau tanya, 2 bulan kemarin saya nikah tapi selang 2 minggu setelah nikah. saya tidak kena menstruasi, tapi setelah 2 minggu berikut nya saya mengalami menstruasi, terkadang saya menstruasi sampai 2 minggu belum sembuh ,,lalu ketika suami saya belum pergi keluar kota saya berhubungan badan dengan dia sel sperma dia di masukkan dalam vagina saya. Tapi saya tidak tau terjadi pembuahan apa tidak. tapi sebelum saya berhubungan badan saya baru sembuh dari menstruasi ,kok tidak terjadi pembuahan?kemudian orang tua saya memberikan semacam obat berwarna putih kalau tekena air liur saja bisa lebur kata nya untuk melancarkan haid,  beberapa hari kemudian saya terkena haid karna obat itu, tapi yang aneh nya selepas saya mengalami menstruasi lalu sembuh dan berhubungan badan dengan suami saya keluar darah dari vagina saya apalagi kalau sel sperma dia di masukkan ke dalam vagina saya 2 hari kemudian saya mengalami lagi menstruasi,,itu menstruasi atau keguguran?mohon penjelasan nya,,Trim's

Jawaban Dokter Mengenai Kasus Menstruasi Berkepanjangan

Perdarahan menstruasi terjadi akibat lepasnya dinding dalam rahim (endometrium) bila tidak terjadi pembuahan sel telur wanita oleh sel sperma pria. Siklus menstruasi dipengaruhi oleh keseimbangan hormon wanita yaitu estrogen dan progesteron. Bila terjadi ketidakseimbangan hormon ini maka siklus menstruasi dapat menjadi tidak teratur seperti yang Anda alami. Beberapa faktor pemicu normal/bukan suatu penyakit antara lain:

  • Kelelahan fisik.
  • Stres psikologis.
  • Perubahan berat badan secara drastis, misal akibat diet ketat.
  • Penggunaan KB yang mengandung hormon seperti pil, suntik, susuk.
  • Kegemukan atau terlalu kurus.
  • Dan sebagainya.

Keguguran dan menstruasi tidak mungkin terjadi bersamaa dikarenakan pada saat hamil maka seorang wanita tidak akan mengalami menstruasi karena perubahan hormonal. Keguguran adalah kondisi dimana terjadi kematian janin di dalam kandungan pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu. Wanita yang hamil biasanya memiliki gejala berikut ini:


  • Tidak mengalami menstruasi.
  • Mual, muntah.
  • Pusing.
  • Payudara yang membesar dengan bagian merah puting lebih melebar dan berwarna lebih gelap.

Untuk memastikannya dapat melalui pemeriksaan tes pack, bila hasilnya positif maka darah yang keluar hampir pasti bukan darah menstruasi. Sebaliknya bila hasilnya negatif, kemungkinan besar darah yang keluar bukanlah darah keguguran melainkan oleh sebab lain, bisa saja akibat perdarahan menstruasi dimana akibat ketidakseimbangan hormonal sehingga terjadi perdarahan di luar siklus haid seharusnya. Selain itu biasanya pada keguguran disertai gejala seperti nyeri perut, mulas, dan perdarahan keguguran biasanya cenderung banyak. Untuk memastikannya sebaiknya Anda lakukan pemeriksaan tes pack terlebih dahulu untuk mengetahui apakah hamil atau tidak dan selanjutnya lakukan pemeriksaan pada dokter. Bila diperlukan dokter akan melakukan pemeriksaan USG.  

Asalasah | Sumber: http://www.alodokter.com/komunitas/topic/menstruasi-berkepanjangan-25