Apa Rahasia Punya Keluarga Bahagia? Ternyata Cukup Melakukan Ini! Bacalah

AsalasahRumah tangga adalah tempat untuk dua manusia yang saling menyayangi membangun keluarga dan jati diri untuk menjadi individu yang lebih baik dari sebelumnya. Ini bukan tempat untuk melepaskan segala amarah, caci maki yang terpendam dalam diri.

Keharmonisan rumah tangga itu dapat dirasakan jika pasangan saling bantu-membantu melaksanakan tugas maupun tanggung jawab secara bersama. Untuk mempertahankan lagi keharmonisan ini, ada hal yang perlu dihindari. Diantaranya seperti berikut;

# 1 - Tidak Mengaibkan Pasangan
Aib adalah hal yang memalukan. Siapapun pasti tidak ingin jika aib dirinya dibuka pada umum bukan? Begitu juga dalam hubungan rumahtangga. Sekalipun kita tahu aib / kekurangan / kelemahan pasangan, usahlah ceritakan hal tersebut kepada orang lain.

Biarlah hanya kalian berdua yang tahu tentang hal tersebut. Ingatlah, jika kita menyimpan aib seseorang di dunia, Allah SWT akan menyembunyikan aib kita di akhirat kelak.

"Dan, barangsiapa yang menutupi (aib) seorang Muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat." (Hadis Riwayat Imam Tirmizi)

# 2 - Tidak merendahkan Pasangan
Tidak memperlekehkan atau merendahkan pasangan apakah di khayalak umum atau ketika kalian berdua. Tidak dipungkiri, kini banyak dalam kalangan wanita lebih menjabat dibandingkan pria.

Sekalipun begitu keadaannya, beringatlah bahwa suami adalah kepala keluarga bukan majikan yang harus direndah-rendahkan martabatnya.

# 3 - Tidak Melupakan Tanggungjawab
Tahukah kita, salah satu faktor keruntuhan rumahtangga adalah ketika pasangan apakah pihak suami atau istri itu lupa dengan tanggung jawab masing-masing.

Kadang, ada yang tahu tapi, pura-pura lupa dan melepaskan tanggung jawab tersebut kepada pasangan untuk mengelolanya sendirian. Janganlah begitu. Bukankah pernikahan itu adalah untuk saling melengkapi.

# 4 - Tidak bersandiwara Dan Menipu Pasangan
Kadang, ada orang merasakan tindakan dirinya yang berlakon dengan berpura-pura baik di hadapan pasangan demi memuaskan hati pasangan itu adalah hal yang baik. Tapi, sebenarnya itu akan memakan dirinya sendiri. Seburuk manapun suatu hal itu, cobalah untuk mengatakan dengan jujur.

Kepercayaan terhadap pasangan juga bisa memudar jika sikap ini terus berlaku dalam hubungan. Ingatlah, sekali kita berkhianat dengan pasangan, ia akan meninggalkan kesan dalam hatinya.

# 5 - Tidak Mengancam Atau Mengancam
Hindari untuk mencoba menakutkan pasangan dengan cara intimidasi atau ancaman. Misalnya, "Kalau kau masih bersikap begini, saya akan keluar dari rumah ini."

Pasangan juga adalah manusia yang tidak lari dari kesalahan. Dikhawatirkan, setiap kata-kata yang keluar dari mulut kita itu berisi ayat yang bisa menyebabkan perceraian secara tidak langsung.

Ancaman atau intimidasi juga menyebabkan pasangan merasa ketakutan dan kasih sayang yang ikhlas di hati sebelum ini juga dapat berubah menjadi keterpaksaan.

#6 – Tidak Mengkritik Pasangan
Sebelum melihat kekurangan pasangan dan mengkritik segala perilakunya, coba periksa dan perhatikan diri kita terlebih dahulu. Apakah kita benar-benar sempurna dan tidak ada cacat celanya? Hargailah pasangan bukan mengkritik.

Jika pasangan melakukan kesalahan, tegurlah dengan cara berhikmah, berikan kata-kata positif dan membangun jati dirinya.

#7 – Tidak Mengungkit
Hal begini biasanya dapat terjadi ketika kita berada dalam suasana yang tegang antara pasangan. Dimana masing-masing tidak mau mengaku kalah dan ego dengan diri sendiri. Benang yang basah akan juga ditegakkan.

Perbuatan mengungkit hal terdahulu bukan hanya meredakan permasalahan, akan tetapi ia akan mengeruhkan lagi sesuatu hubungan itu. Bahkan, ia turut menodai amalan kebaikan yang telah kita lakukan sebelumnya.

Dari 7 hal ini, coba periksa kembali apakah kita pernah melakukan hal tersebut? Jika ada, segeralah beristighfar. Sesungguhnya, dengan istighfar akan menghilangkan satu titik hitam di dalam hati.

Benar, dalam hidup berumahtangga ini tidak semuanya dilalui dalam kemanisan. Mungkin, hari ini kita merasa sayang yang bersangatan kepada pasangan dan pada hari lain, kita rasa benci yang meluap-luap kepadanya tanpa alasan yang kuat. Itulah antara tes dalam hidup berumahtangga dan berpasangan.

Insya-Allah, selagi kita menjadikan Islam sebagai panduan hidup, pasti Allah SWT akan memandu perjalanan rumahtangga yang dibangun. Akhir kalam, lazimilah doa kesejahteraan buat anggota keluarga saban hari tanpa jemu agar dilindungi dari hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, ia akan membawa gerbang pernikahan dan rumah tangga Anda ke surga sana. Wallahua'lam.

"Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari istri-istri dan keturunan kami hal yang menyenangkan hati, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang yang bertakwa." (QS Al-Furqan ayat74) 

Asalasah | Sumber: http://utaranews.com/2017/06/kekal-bahagia-didalam-rumahtangga-jika-mampu-elak-7-perkara-ini.html/