Awas! Pakai Minyak Goreng Bekas Bahaya! Jadi Berapa Kali Minyak Gorengan Bisa Dipakai? Ini jawabannya

Asalasah ~ Anda penjual gorengna? Mungkin anda kurang peduli dengan minyak karena konsumen tak melihat proses dibalik penggorengan yang Anda lakukan, oleh karena itu buat pelanggan. Sebaiknya pilihlah penjual gorengan terpercaya yang higienis dan takut kepada Allah.

Banyak orang sering menggunakan minyak dalam beberapa kali penggorengan. Padahal hal ini bisa menimbulkan efek negatif bagi kesehatan.

Dengan alasan menghemat seringkali penggunaan minyak goreng digunakan berkali-kali. Minyak yang sering terpapar dengan panas bisa berbahaya bagi tubuh.

Padahal tekstur makanan yang garing dan gurih selalu jadi favorit banyak orang terutama saat berbuka puasa.

Kebutuhan akan minyak yang diperbolehkan adalah sekitar 7 sdm atau 70 gram. Tapi, ini harus dibagi dari ketiga jenis minyak yaitu minyak jenuh, tidak jenuh ganda dan tidak jenuh tunggal.

"Minyak goreng adalah sumber minyak tidak jenuh ganda yang maksimal konsiumsinya hanya 2-3 sdm saja," tutur Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MS, MSc, SpGK (K), Kepala Departemen Medik Ilmu Gizi RSU Cipto Mangunkusumo (08/05).

Minyak tidak jenuh ganda artinya minyak yang memiliki ikatan rangkap ganda sehingga jika kita panaskan ikatan rangkap tersebut menjadi hilang.

"Lama-lama menjadi minyak jenuh. Semakin sering kita panaskan minyak tersebut akan semakin jenuh," jelas Fiastuti.

Kalau minyak tersebut menjadi jenuh maka ini akan menjadi sumber meningkatnya kadar kolesterol darah. "Paling ideal adalah sekali," pungkasnya.

MAMPUS KAN! Udah awak bilang minyak goreng jadi bosan/jenuh digoreng berkali-kali.

Asalasah | Sumber: https://food.detik.com/read/2017/06/03/164614/3519275/900/berapa-kali-minyak-gorengan-bisa-dipakai-ini-kata-ahli-gizi#main