Kisah Selingkuh Ketemu Pakaian Dalam wanita Lain dalam mobil suami

AsalasahTrend gadis yang lebih suka kepada suami orang lain sekarang ini semakin parah dengan peningkatan kasus suami selingkuh. Anggapan bahwa suami orang lebih romantis dan lebih bertanggung jawab, membuat kaum pria yang berstatus seperti itu menjadi rebutan.

Dibawah ini adalah curhatan dari seorang wanita yang suaminya yang dikatakan selingkih dengan mantan kekasih lamanya ... -


"Saya berusia 32 tahun, sudah menikah dan dikaruniai dua orang anak. Suami yang dahulunya bekerja tetapi kini suka bekerja sendiri. Saya bekerja di sebuah perusahaan swasta. Allah memudahkan urusan perkenalan kami dan seterusnya diikat dengan ijab dan kabul.

Alhamdulillah, segalanya direstui keluarga. Awal dahulu, saya menyangka ikatan suci ini akan terus disinari dengan kebahagiaan tetapi kadang kala kita tersilap perkiraan karena ombak badai itu selalu datang tanpa disangka-sangka.

Masalah rumah tangga saya dimulai ketika suami saya sering kembali pergi. ketika ditanya, katanya ada urusan kerja dan cari job. Awalnya saya percaya karena saya dengar cerita dari teman-teman pria, bukan mudah mencari pelanggan. Tapi rupanya kebenaran dan kepercayaan saya dihanguskan oleh suami yang membuat onar di belakang.

Bermula dari seorang wanita yang datang memberi tahu dia menjalin hubungan cinta dengan suami, kala itulah saya rasa bagai kepala dihentak dengan batu. Saya benar-benar terpana dengan tindakan suami dan tak menyangka dia buat onar dibelakang saya. ketika kami bergaduhkan hal ni, suami janji tak akan buat lagi.

Rumah tangga kami aman tapi cuma sesaat. Kali ini suami buat hal lagi dan saya jumpa pakaian dalam wanita dalam bonet mobilnya yang selama ini dia pelit ingin beri pinjam. Kebetulan mobil saya rusak dan dia tidak ada hal di luar. Entah kenapa saya tergerak hati untuk membuka kap mobilnya sepulang kerja di malam hari dan saya hanya mampu mengucap panjang.

Saya simpan semuanya sebagai bukti karena saya ingin tunjuk pada suami apa yang dia telah lakukan. Kembali ke rumah, suami yang sedang menonton TV terus saya serang karena hati saya memang telah terluka sangat-sangat.

Rupanya janji suami akan berubah palsu semata-mata. Dia kembali ke mantan kekasihnya dan mereka telah bersama sejak lama dan kali ini lebih parah karena hubungan mereka sudah seperti suami istri.

Sebab itulah dalam mobilnya ada pakaian dalam wanita tersebut. Kami bertengkar besar. Saya halau suami karena terlalu geram dan saya hempas pintu setelah dia melangkah keluar itu.

Rupanya setelah suami keluar rumah, dia menyewa dengan temannya. Sepanjang tidak serumah dengannya, timbul perasaan kasihan kepada dirinya dan saya masih berharap dia kembali karena saya pikirkan anak-anak yang masih kecil dan membutuhkan pengamatan dan kasih sayang dari ayahnya.

Masa yang sama, saya ingatkan drama hubungan mereka ini sudah selesai tetapi kali ini bekas kekasihnya telah menyerang saya pula.

Dia menuduh saya mencoba merampas kebahagiaannya bahkan dia juga mengirim teks lucah percakapan antara dirinya dan suami. Apa yang mengejutkan, wanita ini rupanya sudah mengandung anak suami dan karena itulah dia bersikap begitu karena kalau bisa dia ingin suami menceraikan saya dan bolehlah dia hidup bahagia berdua.

Memang perempuan itu tidak tahu malu dengan perbuatan dan sikapnya itu. Dari pernah ada rasa sayang, timbul jadi benci dengan sikap suami. Kenapa dia buat saya begini kalau sudah tahu ada kekasih dan kenapa dia mahu berumah tangga kalau tahu hatinya sudah ada pada orang lain.

Saya ada bertanyakan suami tentang dan katanya dia sendiri tidak tahu kenapa dia bisa sayang wanita itu lebih-lebih dan mengabaikan saya sedangkan katanya dia memang terlalu cintakan saya dan sanggup melupakan kekasihnya itu.

Saya persoalkan tentang anak dalam kandungan wanita itu dan katanya dia akan suruh gugur. Begitu mudah jawaban suami dan saya rasakan dia tidak ada tanggung jawab. Otak saya semakin buntu dan saya bengang dengan semua jawabannya. "- MW 

Asalasah | Sumber: http://utaranews.com