Apakah Yang Dimaksud dengan E.coli? Coli Online? Ternyata Bukan, Rupanya Penyakit

AsalasahPENULARAN wabah E.coli di Jerman dan beberapa negara Eropa sudah merenggut sedikitnya 18 nyawa hingga Jumat lalu sementara lebih 1.800 lagi dirawat di rumah sakit setelah mengalami diare.

Dalam kebanyakan kasus penularan wabah sebelumnya, korban terdiri dari anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka belum dapat melawan keracunan makanan tetapi dalam kasus E.coli di Jerman, kebanyakan dari sekitar 1.200 korban adalah wanita.
Para ilmuwan tidak mengetahui penyebabnya. Salah satu teori adalah korban merupakan golongan yang gemar mengkonsumsi makanan organik dan rendah kalori seperti mentimun dan salad.

Namun, ilmuwan kini semakin berhati-hati dengan pandangan itu. Dr. Ulf Goebel dari Rumah Sakit Universitas Charite di Berlin mengatakan, bakteri jenis baru yang terdeteksi di Jerman itu mungkin memiliki alasan yang spesifik untuk menghuni tubuh wanita dibandingkan pria.

Apa yang menarik, dalam wabah yang melibatkan E.coli jenis itu di Amerika Serikat pada tahun 1994, kebanyakan korban juga adalah wanita dengan usia rata-rata 36 tahun.

Sehingga sebenarnya penyebab bakteri itu dikenal, pejabat kesehatan Jerman menyarankan orang agar menghindari memakan tomat, mentimun dan salad mentah.

Cuci bersih

Badan Standar Makanan Inggris (FSA) mengatakan, pengguna harus mencuci dahulu buah-buahan dan sayuran sebelum memakannya.

Badan itu mengatakan: "Ini satu tindakan yang bagus untuk mencuci dahulu sayur dan buah yang Anda ingin makan untuk memastikan itu bersih dari kuman.

"Membuang kulit atau memasaknya juga dapat menyingkirkan bakteri."

Namun, ahli Skotlandia mengatakan penelitian baru menemukan mencuci saja tidak cukup karena bakteri itu sudah masuk ke dalam makanan mentah terbabit.

Dr. Nicola Holden dari Institut James Hutton, Skotlandia mengatakan, bakteri yang berasal dari hewan itu dapat menempel pada tanaman melalui parit atau semprotan air. Kadangkala ia tercemar saat proses membungkus dan mengirimkan sebuah produk.

Holden mengatakan, bakteri itu bisa berkumpul pada akar pohon sebelum naik ke daun dan buahnya.

"Ancaman terhadap kesehatan manusia bukan disebabkan bakteri ini mendiami permukaan pohon saja bahkan ia sulit dibuang setelah proses panen," katanya.

Profesor Brendan Wren dari Sekolah Perubatan Tropika dan Kebersihan London pula menambah, E.coli melekat pada makanan segar seperti daun salad, bayam dan timun.

"E.coli jenis ini dapat hidup dalam lingkungan yang ekstrem dibandingkan E.coli biasa bahkan mampu menghasilkan racun berbahaya bagi tubuh manusia," ujarnya.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, E.coli tidak memilih korban. Selebriti Elton John misalnya dilarikan ke rumah sakit di London akibat terinfeksi bakteri itu pada November 2009.

Di Malaysia, selain sayuran, pencemaran bakteri E.coli pernah terdeteksi di Tasik Kenyir, Hulu Terengganu tahun lalu.

Namun, hasil tes Departemen Kimia Terengganu menemukan tingkat pencemaran E.coli di situ adalah di antara dua sampai 920 MPN / 100ml.

Paras tersebut adalah di bawah tingkat maksimum yang disarankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5.000 mpm / 100ml.

"Bakteri ini dapat mendiami usus manusia, mamalia dan burung.

"Ini merupakan satu kelompok bakteri yang besar dengan lebih dari 700 serotaip telah diidentifikasi. Sebagian besarnya tidak mendatangkan bahaya dan penyakit pada manusia, "ujar mantan Direktur Kesehatan, Tan Sri Dr. Mohd. Ismail Merican.

Baca Juga :

Asalasah | Sumber: http://ezany-kun.com/gambar-apakah-maksud-e-coli/