Sedih, Ini Keadaan Pak Novel Baswedan Setelah 100 Hari sejak penyiraman air keras

AsalasahIni foto kondisi terakhir beliau. Mata kirinya rusak. Mata kanannya belum utuh kembali melihat. Sungguh, barangsiapa yang cengengesan, santai, bahkan tidak peduli atas kasus ini, mereka harusnya MALU jika mengaku aktvisi anti korupsi. Siapapun yang memiliki kekuasaan, dan dia tidak menuntaskan kasus ini, dia seharusnya lebih MALU lagi.

Besok2 akan terlihat, siapa sebenarnya kita. Topeng2 akan dilepas, kemunafikan akan disingkap. "Allah mboten sare." Pernyataan ini bukan berarti simbol lemah, pernyataan ini justeru simbol kekuatan, simbol keyakinan: bahwa hanya Allah tempat semua perkara akan diputuskan seadil-adilnya.


**silahkan share postingan ini, tidak usah ijin. bila perlu share sebanyak2nya. kasus ini semakin lama semakin dilupakan.

kata2 luar biasa Bapak yg paling saya ingat adalah
"keberanian tidak akan mempercepat kematian, dan ketakutan juga tidak akan memperlambat kematian"
teruslah berjuang Pak!!

Teroris yg dalam lubang semut pun bisa di dapat,sementara kasus2"seperti di atas" tertutup oleh "tembok raksasa" padahal para pelaku adalah "teroris yg sebenarnya"...tp tidak masalah,kl mau memainkan hukum dunia..silahkan..tapi hati2 bung kamu tdk pernah tau kapan "Malaikat Maut datang bertamu" pada saat itu terjadi semoga kamu/kalian dijemput dalam keadaan yg paling hina...percayalah malaikat tidak pernah salah catat pun kamera cctv MilikNya tdk pernah off...#disaat para penguasa semakin dzolim maka hanya "DOA" yg jadi harapan..

Asalasah | Sumber: https://www.facebook.com/omat.hasbullah/posts/10209770631206551