Siti Musdah Mulia, Profesor Liberal Sesat Menyesatkan : Penghalal Homosex dan Muslimah menikahi kafir

AsalasahMuslimah Dapat Kahwin Kafir - Prof Siti Musdah Mulia

Putrajaya: Tidak perlu untuk menganut Islam bila agama tersebut tidak membuahkan ketenangan jiwa, dan perbuatan seks sesama gender adalah halal menurut al-Quran, ungkap Profesor Dr Siti Musdah Mulia . Prinsip Islam itu sendiri adalah 'rahmatan lil alamin' (rahmat untuk seluruh alam), menurutnya lagi.

Muslimah Dapat Kahwin Kafir - Prof Siti Musdah Mulia

Parahnya dia lulusan Indonesia. Profesor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu menjelaskan bahwa perbuatan seks sejenis adalah tidak haram, asalkan dilakukan dengan penuh kasih sayang dan rasa tanggung jawab.

Tokoh yang dikagumi oleh banyak orang di Malaysia itu mengatakan, "Jika orang gay melakukan hubungan seks dan melakukannya dengan perasaan cinta dan tanggung jawab, apa yang salahnya tentang itu? Quran lebih menekankan tentang komisi. "

"Apa yang haram adalah perbuatan seks yang tidak bertanggung jawab, yang menyakiti orang dan membuat orang sakit atau tersiksa, tidak peduli mana-mana orientasi seks," katanya lagi.

Tegasnya, "Tidak ada apa-apa kesalahan untuk menjadi Muslim gay. Ada sekelompok Muslimah lesbian di Jawa Barat - anggotanya sering melakukan shalat berjamaah dan bersedekah kepada anak-anak yatim. Mereka lebih Sufi dari orang-orang lain. Cuma Tuhan yang berhak untuk menentukan orang itu bersalah atau tidak, beriman atau tidak. "

Dia juga mengklaim kaum Muslimah berhak untuk menikahi pasangan yang kafir, karena ada khilaf ulama mengenai hal tersebut. Setelah semua, keseluruhan hukum fiqh dalam pernikahan hanyalah ciptaan manusia, dakwanya lagi.

Dia berkata, "Dengan proses globalisasi, tidak dapat dihindari untuk manusia lebih mudah berkomunikasi dengan sesama sendiri. Mengapa ia dilarang sedangkan ulama sendiri ada pandangan yang berbeda tentang isu tersebut? "

"Saya beritahu mereka bahwa keseluruhan hukum fiqh tentang pernikahan adalah rekaan manusia, tidak ada satu pun darinya bersumber faks dari surga. Kenapa harus takut? Tuhan tidak akan marah, Dia sungguh bijaksana, "katanya lagi.

Ketika ditanya tentang kebutuhan untuk beragama mengingat agama Islam sangat bersifat kontekstual, beliau menjawab, "Itu tergantung kepada individu tersebut. Jika orang tersebut atau perempuan tersebut menganggap bahwa agama tidak membawa ketenangan kepada jiwa, lalu tidak ada gunanya untuk memiliki agama. Ikuti saja nurani kamu, serius. "

Sadar akan penentangan mayoritas umat Islam terhadap pemikirannya itu, ia mendesak intervensi pihak pemerintah untuk melarang ajaran Islam yang menjadi anutan mereka dan hanya menggunakan Islam versinya saja, yang sesuai dengan prinsip 'rahmatan lil alamin'.

"Pihak pemerintah harus mengambil sikap tegas dan mengatakan bahwa ajaran agama yang hanya bisa diterima di negara ini adalah yang sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi, Pancasila (dasar filsafat negara) dan prinsip Islam sebagai 'rahmatan lil alamin' - rahmat kepada semua manusia. Itulah. Kenapa takut? "Tegasnya.

Sungguh sesat menyesatkan! Kita doakan semoga dia mendapat hidayah atau mendapat azab langsung di dunia. 

Asalasah | Sumber:  Menara.my